Aksi Nekat Bakar Lahan di Tengah Permukiman Manggar Babel Terekam CCTV, Api Nyaris Lahap Rumah Warga
Sinta Darmastri August 24, 2026 07:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Aksi nekat membakar lahan kosong di kawasan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, terekam kamera CCTV milik warga. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor yang diduga sengaja berhenti dan memicu kebakaran di lahan yang dipenuhi rumput kering.

Peristiwa yang diperkirakan terjadi pada 20 Agustus 2026 itu kemudian menjadi perhatian setelah rekaman CCTV beredar di media sosial. Aksi tersebut dinilai sangat berbahaya lantaran lokasi lahan berada di tengah kawasan permukiman yang cukup padat, seperti dilihat Tribun Style dari YouTube Tribu Sumsel.

Terekam CCTV Saat Diduga Membakar Lahan

Dalam rekaman CCTV berdurasi singkat, terlihat seorang pengendara sepeda motor datang dan berhenti di sekitar lahan kosong. Pengendara tersebut kemudian diduga melakukan pembakaran sebelum meninggalkan lokasi.

Tak lama berselang, api mulai terlihat membakar rerumputan kering. Kondisi lahan yang dipenuhi material mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar.

Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 40 x 20 meter. Posisi lahan yang berada di tengah permukiman membuat kebakaran tersebut berpotensi menimbulkan dampak lebih besar apabila tidak segera ditangani.

Angin dan kondisi rumput yang kering juga dapat mempercepat penyebaran api. Jika kobaran api merambat ke bangunan di sekitar lokasi, bukan hanya lahan kosong yang terdampak, tetapi rumah-rumah warga juga bisa terancam.

Baca juga: 4 Wisata Hits di Bangka Tengah, Bangka Belitung: Ada Danau Kaolin hingga Pantai Sumur Sejarah!

Damkar Bergerak Cepat, Api Berhasil Dikendalikan

Beruntung, petugas pemadam kebakaran yang berada tidak jauh dari lokasi segera mengetahui kejadian tersebut dan bergerak melakukan pemadaman.

Petugas dengan sigap berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke area permukiman. Setelah dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menjalar dan membakar bangunan milik warga.

Kecepatan petugas dalam merespons kejadian menjadi salah satu faktor penting sehingga kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembakaran lahan, meskipun dilakukan di area yang dianggap kosong, tetap dapat menimbulkan risiko serius, terlebih ketika dilakukan di tengah permukiman.

Pelaku Masih Dalam Penyelidikan

Kepala Satpol PP dan Damkar Belitung Timur, Novis Ezuar, telah mengonfirmasi kebenaran rekaman CCTV yang beredar tersebut.

Pihak Satpol PP dan Damkar saat ini berkoordinasi dengan Polres Belitung Timur untuk mengungkap identitas orang yang diduga melakukan pembakaran.

Kendati demikian, proses identifikasi tidak mudah karena wajah orang yang terekam kamera CCTV tidak terlihat dengan jelas. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu bahan yang dapat digunakan untuk membantu proses penyelidikan.

Aparat diharapkan dapat menelusuri informasi lain di sekitar lokasi, termasuk kemungkinan adanya kamera CCTV tambahan maupun keterangan dari warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Baca juga: Rudiansyah, Remaja Padamkan Karhutla Kalteng dengan Kostum Superman hingga Dapat Julukan Forest Hero

Warga Diminta Tidak Membakar Sembarangan

Kejadian di Manggar ini terjadi ketika wilayah Kepulauan Bangka Belitung tengah menghadapi kondisi yang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan dapat dengan mudah berubah menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi vegetasi kering dan cuaca mendukung penyebaran api.

Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang banyak terdapat rumput kering atau semak belukar.

Peristiwa kebakaran di tengah permukiman Manggar tersebut menunjukkan bahwa tindakan membakar lahan bukan persoalan sepele. Api yang awalnya kecil dapat membesar dalam waktu singkat dan mengancam keselamatan masyarakat serta harta benda.

Karena itu, kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Jika menemukan aktivitas pembakaran yang mencurigakan atau melihat titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sebelum api meluas. (TribunStyle.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.