Hari ini petugas gabungan sedang membersihkan material sisa kebakaran di lokasi kejadian
Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah berita humaniora menarik yang terjadi pada Minggu (23/8) dan dapat dibaca kembali pada hari ini untuk mengawali pekan Anda.
1. BNPB minta negara-negara tidak saling menyalahkan soal asap karhutla
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk tidak saling menyalahkan terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Berton Pandjaitan mengatakan karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Oleh sebab itu, penanganan karhutla perlu dilakukan bersama tanpa memperdebatkan sumber asap secara sembarangan.
"Jadi pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bersama-sama mengurangi dampak asap lintas batas," kata Berton.
2. Menhut memastikan penguatan operasi pemadaman karhutla di Kalsel
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengecek atau memastikan penguatan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) setelah pemerintah melakukan pengerahan pasukan darat dan tambahan dukungan operasi udara.
"Penanganan karhutla diarahkan sesuai dengan titik lokasi berdasarkan pemantauan perkembangan titik panas di sejumlah wilayah Kalsel," kata dia di Martapura.
Saat mengecek penanganan lahan terbakar di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Menhut mengatakan operasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, serta dukungan water bombing dari BNPB.
3. Petugas bersihkan material sisa kebakaran rumah adat Sade Lombok
Petugas gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan warga mulai membersihkan material sisa kebakaran ratusan rumah adat wisata Sade Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Hari ini petugas gabungan sedang membersihkan material sisa kebakaran di lokasi kejadian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah.
Ia mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu malam (22/8) dan sejumlah mobil pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkartan) gabungan diturunkan melakukan pemadaman kebakaran ratusan rumah di kampung adat tersebut.
4. BMKG: 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.923 titik panas (hotspot) terdeteksi di Papua Tengah selama periode 10–22 Agustus 2026, dengan Kabupaten Nabire menjadi wilayah terbanyak mencapai 1.069 titik.
Kepala BMKG Nabire Husain Kamadi di Nabire, mengatakan dari 1.923 titik panas tersebut, sebanyak 273 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 1.537 titik kategori sedang, dan 113 titik kategori tinggi.
"Kondisi saat ini, kita bisa lihat bahwa curah hujannya sangat rendah. Sumber air khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sangat rendah sehingga potensi kebakaran sangat mudah terjadi manakala terpicu oleh api," katanya.
5. Kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas sudah padam
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung sudah padam setelah sempat membakar lahan seluas 600 hektare.
"Laporan dari Kepala Balai sudah dapat dikendalikan sepenuhnya tadi malam," kata Menhut di Banjarbaru.
Adapun personel gabungan yang diterjunkan melakukan pemadaman sebanyak 250 orang dibantu masyarakat setempat.





