Kudus (ANTARA) - Pelatih tim nasional U-16 putri Indonesia Timo Scheunemann menilai Garuda Pertiwi tak kalah jauh kualitasnya dengan timnas Thailand.

Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand lewat 0-1 dalam pertandingan babak final Srikandi Merdeka Cup 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu.

“Kami menguasai 51% bola saat melawan Thailand. Belum pernah kami menghadapi Thailand dengan penguasaan mendekati 50%. Kami hanya kebobolan sekali melalui set piece dan mereka tertekan," kata Timo dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Menurut Timo dalam pertandingan tersebut para pemain telah memberikan performa yang maksimal meski menjalani jadwal padat yakni tampil lima kali dalam sepuluh hari selama turnamen.

"Saya puas dengan para pemain karena meski lelah, mereka tetap bisa memberikan 100%. Kombinasi permainan juga keluar, hanya memang kurang sampai ke depan," ujar pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Timo menilai kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena tim Merah Putih sebenarnya memiliki peluang besar untuk membawa pertandingan ke adu penalti.

"Ini menyakitkan karena seharusnya kami bisa menang dan masuk ke adu penalti. Kalau sampai penalti, saya yakin kami bisa menang," tuturnya.

Meski demikian, Timo menegaskan kualitas kedua tim dalam pertandingan tadi tidak terpaut jauh.

"Kami tidak jomplang, tidak kalah jauh. Kalau kalah jauh, ya kalah itu lumrah. Tapi kami tipis dengan mereka," kata Timo.