Tahapan Seleksi PKN STAN, SKD sampai Tes Kebugaran
GH News August 24, 2026 11:08 AM
Jakarta -

Sekolah kedinasan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN buka pendaftaran mulai hari ini, Minggu, 23 Agustus 2026 hingga 30 Agustus mendatang. Sebanyak 1.000 kuota mahasiswa baru tersedia.

Mahasiswa tahun pertama akan tinggal di asrama, tanpa biaya. Sedangkan untuk biaya pendidikan, mahasiswa tidak dikenakan biaya hingga lulus.

Untuk memperoleh kesempatan studi tanpa biaya ini, ada tiga tahapan seleksi sekolah kedinasan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang harus dilalui calon mahasiswa. Ketiganya yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi lanjutan.

Berlaku sistem gugur untuk setiap tahap seleksi. Untuk memaksimalkan peluang lolos seleksi, cermati ketentuan setiap tahapannya di bawah ini.

Tahapan Seleksi Masuk PKN STAN

1. Seleksi Administrasi

Peserta semua jalur (reguler, afirmasi kewilayahan, dan pembibitan) harus memenuhi semua syarat umum, yang terdiri atas:

  • Lulusan SMA/sederajat di bawah Kemendikdasmen atau Kemenag
  • Nilai bahasa Inggris dan matematika masing-masing minimal 80,00 dari 100,00 (bukan hasil pembulatan
  • Nilai bahasa Inggris dan matematika dibuktikan dengan ijazah atau transkrip nilai; atau jika belum ada, maka dengan surat keterangan lulus
  • Ijazah atau transkrip nilai asli wajib ditunjukkan saat daftar ulang
  • Usia 14-22 tahun per 23 November 2026
  • Kelahiran sebelum 23 November 2004 atau setelah 23 November 2012 tidak memenuhi syarat untuk mendaftar
  • Menyertakan surat pernytaan bermeterai terkait kondisi kesehatan, bebas narkoba, tato dan tindik, belum pernah menikah/kawin, bersedia tidak menikah/kawin selama pendidikan, dan tidak pernah dinyatakan luus SPMB PKN STAN sebelumnya, unduh template di https://s.kemenkeu.go.id/template.

Khusus pendaftar jalur afirmasi harus memenuhi syarat tambahan, yaitu:

  • Lahir di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih, dibuktikan dengan KTP atau akta kelahiran pendaftar
  • Khusus pendaftar dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, wajib lahir di provinsi afirmasi yang dipilih
  • Sudah menyelesaikan SMA/sederajat di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih, dengan ketentuan:- Khusus pendaftar dari Provinsi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, pendaftar telah menyelesaikan SMA/sederajat di provinsi afirmasi yang dipilih- Khusus pendaftar dari provinsi pada wilayah Pulau Papua, Pendaftar telah menyelesaikan SMA/sederajat di wilayah Pulau Papua- Khusus pendaftar dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua, maka wajib memiliki surat keterangan yang ditandatangani kepala SMA/sederajat yang menerangkan pendaftar merupakan siswa ADEM Papua.

Khusus pendaftar jalur pembibitan harus memenuhi syarat tambahan, yaitu:

  • Berdomisili pada provinsi/kabupaten/kota pembibitan yang dipilih, dibuktikan dengan KTP/kartu keluarga (KK) pendaftar
  • Lahir pada provinsi/kabupaten/kota yang melaksanakan kerja sama pembibitan yang dipilih, dibuktikan dengan akta kelahiran atau KTP masing-masing.

2. SKD

  • Seleksi kompetensi dasar (SKD) dapat diikuti pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) seleksi administrasi
  • Peserta SKD harus melakukan pembayaran Biaya SPMB-PM Tahun 2026 Rp 400.000, terdiri dari biaya SKD Rp 100.000 dan biaya seleksi PKN STAN Rp 300.000
  • SKD menggunakan sistem computer assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN)

SKD terdiri dari:

  • Tes karakteristik pribadi (TKP)
  • Tes intelegensi umum (TIU)
  • Tes wawasan kebangsaan (TWK)

Agar lolos SKD, peserta harus memenuhi nilai ambang batas dan masuk ranking, yaitu 3 x jumlah kebutuhan akhir pada formasi yang dilamar.

Nilai ambang batas SKD berdasarkan KepmenPANRB No 406 Tahun 2026 tentang Nilai Ambang Batas SKD Seleksi Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026 yaitu:

Nilai ambang batas jalur reguler dan pembibitan:

  • TKP: 156
  • TIU: 80
  • TWK: 65

Nilai ambang batas jalur afirmasi kewilayahan:

  • TIU: 55
  • Kumulatif SKD: 281.

3. Seleksi Lanjutan

  • Diikuti peserta yang lolos SKD

Seleksi lanjutan di PKN STAN terdiri atas:

  • Tes Potensi Akademik:
    • Tes verbal
    • Tes numerik
    • Tes figural
  • Tes Bahasa Inggris:
    • Tes structure and written expression
    • Tes reading comprehension
  • Tes Psikologi:
    • Subtes 1:
      • Resiliensi
      • Regulasi emosi
      • Consciousness
      • Academic self efficacy
    • Subtes 2 (sikap kerja):
      • Motivasi
      • Perseverance.
  • Tes Kesehatan:
    • Tinggi badan
    • Berat badan
    • Tekanan darah
    • Tekanan nadi
    • Perut
    • Hati
    • Limpa
    • Kelenjar getah bening
    • Pengamatan postur tubuh
    • Sikap tubuh dan tipe tubuh
    • Deteksi HIV
    • Deteksi hepatitis B
    • Sikap dan keluhan sewaktu diperiksa
  • Tes Kebugaran:
    • Lari 12 menit mengelilingi lintasan
    • Shuttle run.

Peserta dinyatakan lolos seleksi jika masuk ranking sesuai kuota penerimaan berdasarkan nilai gabungan TPA (42 persen), TBI (28 persen) tes kesehatan (15 persen), tes kebugaran (15 persen) dan memenuhi kriteria tes psikologi.

Selengkapnya mengenai seleksi sekolah kedinasan PKN STAN 2026 bisa diakses melalui https://pknstan.ac.id. Unduh pengumuman resminya di SINI.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.