Laporan Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Musisi El Jalaludin Rumi alias El Rumi mendadak menjadi sorotan publik setelah namanya terseret dalam isu tak sedap terkait dugaan pelecehan seksual serta penggunaan liquid vape jenis THC yang diduga senyawa ganja kepada seorang wanita.
Isu tersebut viral bermula dari unggahan akun anonim di media sosial yang menyebut pelaku berinisial 'EJR'.
Menanggapi tudingan ini, El Rumi mengaku kebingungan, terganggu, dan merasa terusik karena banyak menerima panggilan telepon untuk klarifikasi yang mengganggu pekerjaannya.
Baca juga: El Rumi & Syifa Hadju Sah Jadi Suami-Istri, Mahar 2026 Poundsterling
Untuk menghadapi situasi ini, El Rumi akhirnya menunjuk Aldwin Rahadian sebagai kuasa hukumnya guna melakukan langkah antisipasi agar isu liar tersebut tidak semakin berkembang.
Bantahan Tegas
Aldwin Rahadian dengan tegas membantah segala tuduhan pelecehan seksual serta penggunaan THC yang dialamatkan kepada kliennya. Ia memastikan bahwa El Rumi sangat jauh dari hal-hal yang dituduhkan tersebut.
"Oh itu tuduhan serius, enggak pernah yang begitu-begitu kan sejauh ini. Kita tahu bersama, Mas El, Al, Dul dan sebagainya jauh dari hal-hal seperti itu. Apalagi tadi apa, THC segala macam," ucap Aldwin Rahadian saat ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2026).
Aldwin juga mengungkapkan kondisi psikis kliennya yang terganggu akibat rentetan pertanyaan dan telepon dari berbagai pihak.
"Ya El bingung aja dan terganggu karena banyak yang mengkonfirmasi, ya kan. Kasihan juga dia banyak terima telepon, dikonfirmasi bener enggak, kan kasihan kerjaannya dia," tutur Aldwin.
Kendati demikian, pihak El Rumi belum berencana untuk membuat laporan kepolisian karena sumber tuduhan berasal dari akun anonim dan isi cerita yang dinilai tidak jelas waktunya.
"Jadi apa yang mau ditempuh jalur hukum, enggak ada masalah. Ini kan masalahnya ada akun anonim, mengindikasikan, menginisialkan EJR, menuduhkan aneh-aneh, kan belum tentu juga ke yang bersangkutan," jelas Aldwin.
"Kalau di situ ceritanya empat tahun lalu apa berapa tahun lalu, kan enggak jelas juga. Ya kan, orang masih belum pernikahan, punya banyak teman dan sebagainya, jalan apa... Tapi karena dikarenakan inisialnya mirip banget sama nama panjangnya El," tambahnya.
Meski begitu, penunjukan kuasa hukum ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi niat buruk dari pihak tertentu.
"Supaya tidak terganggu, ya tentu perlu kuasa hukum menyampaikan ataupun mengantisipasi kalau-kalau ada niat jahat. Yang penting kita sudah bersiap untuk menyampaikan informasi yang seutuhnya, yang sebenarnya," ujar Aldwin.
"Saya ini memang ditunjuk sebagai kuasa hukum El, ya. Selain Mas Dhani, saya juga ditunjuk kuasa El untuk hal antisipasi yang begini-begini," imbuhnya.
Tantang Lapor Polisi
Lebih lanjut, pihak El Rumi memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang dinilai sengaja ingin mendiskreditkan atau memfitnah kliennya.
"Saya menghimbau kepada siapa pun, ya, modus niat-niat jahat untuk mendiskreditkan, memfitnah, apalagi misalkan ada modus-modus yang diduga pemerasan dan sebagainya, saya warning untuk hati-hati," tegas Aldwin.
"Karena akan berbalik kepada yang bersangkutan, ya. Hati-hati. Semua bukti dan lain sebagainya tentu kita memonitor semua," lanjutnya.
Alih-alih hanya melempar isu lewat akun anonim di media sosial, Aldwin justru menantang pihak yang merasa dirugikan atau menuding El Rumi untuk berani menempuh jalur hukum secara resmi.
"Kalau pun makanya nanti ada seseorang yang mengklaim, jangan anonim, gitu. Coba perlihatkan, sampaikan resmi. Kalau perlu kan ada proses hukum dan sebagainya, silakan. Jadi jangan menduga-duga buat drama," pungkas Aldwin Rahadian.