Ruben Onsu Syok Jadi Tersangka, Ungkap Pernah Rugi Rp100 Miliar Akibat Terlalu Mempercayai Orang
Talitha Daren August 24, 2026 01:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Ruben Onsu untuk pertama kalinya menyandang status tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasus tersebut bermula dari laporan seseorang berinisial P pada 22 Agustus 2025. Dalam perkara ini, polisi menyebut korban berinisial DM, sedangkan Ruben Onsu atau RSO menjadi pihak yang dilaporkan.

Menurut kepolisian, perkara tersebut berkaitan dengan investasi usaha. Ruben disebut menawarkan kepada korban untuk menginvestasikan dana dalam sebuah usaha.

Keduanya kemudian membuat kesepakatan, termasuk mengenai modal dan keuntungan yang dijanjikan. Namun, ketika waktu yang disepakati tiba, keuntungan yang dijanjikan disebut belum diterima korban. Modal yang diberikan juga belum dikembalikan.

Atas kondisi tersebut, korban kemudian melaporkan perkara itu ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Polemik Ruben Onsu dan Sarwendah Makin Memanas, dari Biaya Sekolah hingga Syarat Bertemu Anak

Ruben Sempat Kaget dan Syok

Status tersangka tersebut diakui membuat Ruben Onsu kaget dan syok. Hal itu disampaikan pengacaranya, Minola Sebayang.

Menurut Minola, Ruben sebenarnya sempat berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara pribadi. Ia bahkan meyakini masalah yang terjadi merupakan miskomunikasi dan berharap dapat menemukan jalan keluar melalui komunikasi dengan pihak terkait.

Namun, proses hukum tetap berjalan hingga Ruben akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Minola mengatakan Ruben merupakan sosok yang bertanggung jawab dan tidak ingin lari dari persoalan yang sedang dihadapinya.

KONFLIK RUBEN SARWENDAH - Ruben Onsu syok jadi tersangka, ungkap pernah rugi Rp100 miliar akibat terlalu mempercayai orang(Instagram/@ruben_onsu @sarwendah29)

Pernah Alami Kerugian Rp100 Miliar

Di tengah kasus tersebut, Minola juga mengungkap bahwa Ruben sebelumnya pernah mengalami kerugian dalam jumlah fantastis yang disebut mencapai sekitar Rp100 miliar.

Kerugian itu disebut berkaitan dengan tindakan orang yang sebelumnya dipercaya Ruben untuk mengelola sejumlah aset dan urusan perusahaan.

Minola mengungkap adanya dugaan pembobolan kartu kredit, pencurian aset serta data perusahaan. Peristiwa tersebut bahkan telah diproses secara hukum.

Meski pelaku telah diproses, kerugian yang dialami Ruben tidak serta-merta kembali. Kondisi tersebut membuat Ruben harus berusaha menutup kerugian sekaligus tetap memenuhi berbagai kewajibannya.

Di sisi lain, Ruben juga harus menghadapi kebutuhan keluarga, cicilan, hingga pembayaran gaji karyawan.

RUBEN ONSU MUALAF - Kisah di balik perjalanan Ruben Onsu menjadi mualaf, ziarah ke makam orangtua sebelum ucap kalimat syahadat.
KONFLIK RUBEN SARWENDAH - Ruben Onsu syok jadi tersangka, ungkap pernah rugi Rp100 miliar akibat terlalu mempercayai orang  (Kolase Instagram/ruben_onsu)

Ruben Gandeng Pengacara Baru

Setelah sempat berusaha menangani persoalan tersebut sendiri, Ruben kini mengambil langkah baru dengan menunjuk pengacara untuk mendampinginya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Ruben mempercayakan penanganan perkara tersebut kepada John L. B. Elo Firm.

Penunjukan kuasa hukum baru itu dilakukan ketika proses hukum di Polres Metro Jakarta Selatan masih berjalan.

Ia menyebut telah berusaha melakukan tabayun melalui pihak yang dikenalnya. Namun, upaya tersebut belum menemukan titik temu.

Sahabat Sebut Ruben Banyak Berkorban untuk Keluarga

Sutradara sekaligus sahabat Ruben, Aditya Gumai, turut memberikan pandangannya mengenai persoalan yang tengah dihadapi Ruben.

Aditya yang telah mengenal Ruben sejak lama menilai sahabatnya merupakan sosok pekerja keras dan sederhana. Ia bahkan menyebut Ruben tidak banyak mengeluarkan uang untuk kebutuhan pribadinya.

Menurut Aditya, jika Ruben memiliki pinjaman atau kewajiban keuangan, uang tersebut diyakininya lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, cicilan, hingga kebutuhan karyawan.

Ia menilai Ruben selama ini justru banyak mengorbankan diri untuk orang-orang di sekitarnya.

Aditya juga mengatakan Ruben masih memiliki sejumlah aset yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan keuangannya. Namun, menjual aset tentu membutuhkan proses dan waktu.

(TribunTrends.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.