TRIBUNPRIANGAN.COM – Hanya tinggal hitungan jam saja, umat muslim akan segera menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.
Maulid Nabi ini merupakan momen istimewa yang dirayakan oleh umat Islam di berbagai tempat, mulai dari sekolah, kampus, komunitas, hingga lingkungan masyarakat.
Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah.
Kata maulid atau milad berasal dari bahasa Arab yang berarti hari lahir atau kelahiran.
Dalam setiap peringatan Maulid, susunan upacara sangat penting untuk menjaga jalannya acara agar tertib, khidmat, dan tetap sesuai dengan nilai-nilai islami.
Berikut susunan acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 yang lengkap dan fleksibel untuk digunakan di masjid, sekolah, kantor/instansi, pesantren, organisasi, maupun lingkungan masyarakat.
Baca juga: Panduan Teks MC Maulid Nabi 2026 Lengkap untuk Berbagai Acara dan Kalangan
Baca juga: Naskah Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang Menyentuh Hati
SUSUNAN ACARA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H/2026 M
Tema: “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Generasi yang Beriman, Berakhlak, dan Penuh Kepedulian”
A. ACARA PEMBUKAAN
1. Pembukaan
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC).
2. Pembacaan Basmalah
Bersama-sama membaca:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
3. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
Pembacaan ayat suci Al-Qur'an beserta saritilawah/terjemahannya.
4. Pembacaan Shalawat Nabi
Pembacaan shalawat secara bersama-sama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Naskah MC Maulid Nabi 2026 Lengkap untuk Berbagai Acara dan Kalangan
Baca juga: Naskah Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang Simpel dan Bermakna
B. ACARA INTI
5. Sambutan Ketua Panitia
Laporan singkat mengenai pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, serta penyampaian tujuan kegiatan.
6. Sambutan Pimpinan/Tokoh Masyarakat
Sambutan dari kepala instansi, kepala sekolah, ketua organisasi, ketua DKM, kepala desa, atau tokoh masyarakat sesuai dengan penyelenggara kegiatan.
7. Penampilan Islami (Opsional)
Dapat diisi dengan:
8. Tausiyah/Ceramah Maulid Nabi
Ceramah atau tausiyah oleh ustaz, kiai, ulama, atau penceramah yang telah ditunjuk.
Materi dapat mengangkat tema:
9. Sesi Doa dan Munajat
Dipimpin oleh ustaz atau tokoh agama.
Doa dapat mencakup permohonan:
Baca juga: SKB 3 Menteri Soal Perayaan Hari Besar Maulid Nabi 2026 Apakah Berpotensi Long Weekend
Baca juga: Rekomendasi Teks Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang Menyentuh Hati
C. ACARA PENUTUP
10. Pembacaan Shalawat dan Mahalul Qiyam (Opsional)
Jamaah berdiri bersama sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, disertai pembacaan shalawat.
11. Pengumuman/Dokumentasi (Opsional)
Jika terdapat kegiatan tambahan seperti lomba, santunan, pemberian penghargaan, atau pembagian hadiah, dapat dilakukan pada bagian ini.
12. Penyerahan Santunan/Hadiah (Opsional)
Dapat diberikan kepada:
13. Penutup oleh MC
MC menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, penceramah, panitia, pengisi acara, dan seluruh jamaah.
14. Pembacaan Hamdalah
Acara ditutup dengan membaca:
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
15. Ramah Tamah
Dilanjutkan dengan makan bersama, silaturahmi, dan ramah tamah seluruh peserta.
Baca juga: Teks MC Maulid Nabi 2026 Lengkap untuk Berbagai Acara dan Kalangan
Baca juga: Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang Menyentuh Hati
CONTOH SUSUNAN WAKTU
08.00–08.15: Registrasi/Penerimaan Tamu
08.15–08.20: Pembukaan oleh MC
08.20–08.25: Pembacaan Basmalah
08.25–08.35: Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
08.35–08.45: Shalawat/Hadroh
08.45–08.55: Sambutan Ketua Panitia
08.55–09.05: Sambutan Pimpinan/Tokoh Masyarakat
09.05–09.20: Penampilan Islami
09.20–10.05: Tausiyah/Ceramah Maulid
10.05–10.15: Mahalul Qiyam/Shalawat
10.15–10.25: Doa
10.25–10.35: Santunan/Pemberian Penghargaan
10.35–10.40: Penutup
10.40–Selesai: Ramah Tamah