TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Ratusan peserta ikuti seni ketangkasan domba Garut di Lapang Pasir Munding, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berlangsung selama dua hari Sabtu 22 sampai dengan Minggu 23 Agustus 2026.
peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, di antaranya Bogor, Sukabumi, Bandung, Majalengka, dan Cianjur.
Ketua HPDKI Kabupaten Cianjur, H. Paeruzillah S.E. M.AP, mengatakan kegiatan dalam rangka menyemarakan kemerdekaan, HUT Bhayangkara, dan Hari Jadi Cianjur yang ke-349. Ada kolaborasi juga HPDKI, Pemkab Cianjur, Polres Cianjur, Komunitas Bagong Mogok, dan Putra Daerah Cianjur Farm.
Selain itu, kata Paeruzillah, acara juga bertujuan mendorong peternak Cianjur meningkatkan kualitas pemeliharaan agar menghasilkan ternak bernilai jual tinggi.
“Kami ingin peternak Cianjur menghasilkan Domba Garut berkualitas, bukan hanya mengejar jumlah ternak,” kata Paeruzillah.
Menurut dia, Cianjur memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan Domba Garut.
Jadi, kata Paeruzillah, kontes seni ketangkasan domba Garut tersebut sekaligus menjadi sarana promosi potensi peternakan Cianjur.
“Ke depan, kami ingin kontes ini semakin besar dan konsisten. Cianjur memiliki peluang menjadi salah satu daerah pengembangan Domba Garut di Jawa Barat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan kali ini memperebutkan hadiah utama berupa sapi, sepeda motor, serta berbagai hadiah lainnya.
Panitia membagi kontes ke dalam beberapa kategori dan kelas. Pada Sabtu, peserta mengikuti kelas C sebagai rangkaian awal perlombaan.
Di hari berikutnya dilanjutkan dengan lomba di kategori A dan B sekaligus menutup rangkaian kegiatan lomba dengan mengumumkan pemenang lomba dari seluruh kelas lomba.
Untuk menambah daya tarik, panitia menyiapkan tiga ekor sapi sebagai hadiah utama bagi pemenang kelas A, B, dan C.
Tak hanya itu, peserta juga berkesempatan membawa pulang satu unit sepeda motor Honda Beat Street.
Selain hadiah utama, panitia menyediakan kulkas dua pintu, mesin cuci, serta televisi berbagai ukuran.
Panitia juga menyiapkan sepeda listrik untuk kategori favorit tempur dengan nilai hadiah tertinggi.
Paeruzillah yang juga merupakan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Cianjur mengatakan hadiah tersebut bertujuan meningkatkan motivasi peserta dalam mengikuti kontes.
“Yang paling penting bukan hanya hadiahnya. Kami ingin peternak terus meningkatkan kualitas Domba Garut,” ujarnya.
HPDKI Cianjur berharap kontes tersebut berkembang menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat jaringan peternak di Jawa Barat.
“Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kualitas ternak sekaligus kesejahteraan peternak di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM setempat. Panitia memberikan ruang bagi mereka untuk berjualan selama kontes berlangsung.
Langkah itu diharapkan membuat perputaran ekonomi tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Paeruzillah mengatakan HPDKI ingin memperluas dampak kegiatan melalui pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami memberikan ruang bagi UMKM setempat,” katanya.(*)