Skema Peluang Pertandingan Berat Indonesia Vs Thailand di AVC Continental 2026 Hari Ini
Mawaddatul Husna August 24, 2026 04:54 PM

TRIBUNGAYO.COM, SPORT - Timnas voli putri Indonesia akan menghadapi ujian berat pada matchday kedua Pool B AVC Women’s Continental Championship 2026.

Skuad Garuda Pertiwi akan berhadapan dengan Thailand, salah satu kekuatan utama voli Asia sekaligus juara bertahan, di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin (24/8/2026) pukul 14.00 WIB.

Laga ini menjadi momentum krusial bagi Indonesia untuk mengukur sejauh mana perkembangan performa tim.

Pasalnya, anak asuh Marcos Sugiyama datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Kazakhstan 3-0 pada pertandingan perdana yang berlangsung Sabtu (22/8/2026).

Di sisi lain, Thailand juga tampil solid di laga pertama dengan mengalahkan Australia tiga set langsung pada Jumat (21/8/2026).

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, meski Thailand memimpin klasemen sementara berkat rasio poin yang lebih baik.

Manajer timnas voli putri Indonesia, Luciana Taroreh, seperti dilansir dari Kompas.com pada Senin (24/8/2026), menegaskan pentingnya laga ini.

"Puji syukur, tim berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kazakhstan.

Para pemain tampil disiplin, mampu menjalankan strategi dengan baik, serta menjaga konsistensi permainan dari awal hingga akhir,” ujar Luciana.

Indonesia membutuhkan tambahan poin maksimal untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.

Namun, Thailand bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan.

Secara kualitas, timnas voli putri Thailand masih berada di atas Indonesia. 

Dengan status sebagai juara bertahan dan peringkat 17 dunia, Thailand unggul jauh dari Indonesia yang berada di peringkat 49 FIVB dengan 77,96 poin.

Thailand memiliki keunggulan dari segi pengalaman, konsistensi permainan, hingga kedalaman skuad.

Permainan cepat, pertahanan solid, serta variasi serangan menjadi ciri khas tim Negeri Gajah Putih tersebut.

Meski demikian, Indonesia bukan tanpa peluang.

Kemenangan atas Kazakhstan menjadi sinyal kuat bahwa performa tim sedang menanjak, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding.

Konsistensi receive, keberanian dalam menyerang, serta disiplin blok menjadi modal penting untuk meredam agresivitas Thailand.

Jika menilik rekor pertemuan terakhir di ajang SEA V League, Indonesia sempat memberi perlawanan sengit dan bahkan mampu mencuri satu set sebelum akhirnya kalah 1-3.

Peluang Indonesia untuk menang memang tergolong berat, namun bukan mustahil.

Kunci utama terletak pada kemampuan menjaga ritme permainan sejak awal set, meminimalisir error sendiri, serta memanfaatkan setiap peluang poin krusial.

Selain itu, faktor mental juga akan sangat menentukan, terutama saat menghadapi tekanan dari tim sekelas Thailand.

Jika mampu tampil lepas dengan serve menekan dan defense yang rapat seperti saat menghadapi Kazakhstan, Indonesia berpeluang memaksa pertandingan berjalan ketat, bahkan membuka peluang mencuri kemenangan.

Sebaliknya, jika kehilangan fokus, Thailand bisa dengan mudah mengendalikan jalannya laga. Pertandingan ini pun diprediksi berlangsung sengit dan menarik.

Bagi Indonesia, ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga pembuktian bahwa Garuda Pertiwi mampu bersaing di level tertinggi voli Asia.

(TribunGayo.com/ Intan Mutia)

Baca juga: VIDEO: Jadwal Voli Putri Indonesia vs Korea Selatan Hari Ini: Tisya Cs Kejar Kemenangan Perdana

Baca juga: Ancaman Nyata untuk Megawati Hangestri, Sang Rival Liga Voli Korea Ngotot VNL 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.