Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Di tengah situasi tanggap darurat bencana gempa Flores, sejumlah pengusaha di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur juga turut membantu para korban yang terdampak.
Salah satunya dari Pancaran Mart Borong. Pada Senin 24 Agustus 2026 perwakilan Pancaran Mart Borong menyerahkan bantuan untuk dua orang korban terdampak yaitu Fransiskus A Jematu anak dari Herman Joseph Paji pekerja ojek dan serabutan warga Waereca, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Borong.
Dan Yovita Mamin seorang janda asal Kampung Purang Paka, Kabupaten Manggarai Timur. Janda Yovita Mamin memiliki 1 orang anak.
Kedua korban ini menjadi korban dimana rumah mereka rusak dan ambruk rata tanah, dampak gempa Flores berkekuatan magnitudo 7.7, Sabtu 15 Agustus 2026.
Kedua korban mendapat bantuan berupa sembako seperti beras, minyak goreng, telur ayam, mie instan dan kebutuhan logistik lainya.
Saat menerima bantuan itu, Fransiskus A Jematu dan Yovita Mamin, tak kuasa menahan air mata. Keduanya tampak terharu saat karyawan Pancaran Mart Borong menyerahkan bantuan itu.
Dengan terharu, Yovita Mamin janda 1 anak ini menyampaikan terima kasih kepada Pancaran Mart Borong.
"Terima kasih untuk Pancaran Mart sudah memperhatikan kami ditengah kesulitan karena gempa ini,"ungkapnya sembari mengusapkan air mata.
Yovita mengaku rumahnya rusak parah dampak gempa Flores dengan menderita kerugian puluhan juta rupiah.
Sementara itu, Candra pemilik Pancaran Mart Borong, kepada TRIBUNFLORES.COM, melalui pesan WatsApp, Senin siang, menerangkan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian Pancaran Mart Borong terhadap sesama yang membutuhkan di tengah situasi bencana gempa Flores.
Menurutnya, bantuan itu tidak sebanding dengan penderitaan yang sedang dialami para korban, namun bantuan itu bertujuan untuk meringankan sedikit beban para korban.
Ia juga menguatkan para korban agar tetap kuat dan tidak boleh kehilangan harapan.
"Untuk saudara-saudaraku yang terdampak gempa Flores, tetap kuat dan jangan kehilangan harapan. Kita tidak sendiri. Mari saling menguatkan dan bergandengan tangan untuk bangkit bersama," pungkasnya. (rob)