BANJARMASINPOST.CO.ID - Pasangan kekasih teperpok jemaah ketika berduaan di belakang tempat wudhu masjid menjelang Salat Subuh.
Hal ini dialami jemaah Salat Subuh Masjid Pragalba, kompleks Pemkab Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Mereka mengamankan pasangan berduaan di belakang tempat wudu masjid, Senin (24/8/2026) pagi.
Pasangan itu kemudian diserahkan kepada Polres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Bangkalan sekaligus Takmir Masjid Pragalba, Mohammad Qomari, mengatakan dua orang tersebut ditemukan setelah azan Subuh berkumandang.
"Imam masjid datang bersamaan dengan selesainya adzan. Saat berada di tempat wudhu', imam masjid mendengar suara kemeresek dari balik tembok tempat wudhu'," ungkap Qomari kepada sejumlah awak jurnalis lokasi kejadian.
Baca juga: Sepasang Kekasih Hubungan Intim di Pekarangan Warga, Cueki Pemilik Rumah yang Meneriaki, Diduga WNA
Qomari mengatakan, imam masjid kemudian mencari sumber suara tersebut.
Dari balik tembok, imam menemukan seorang laki-laki dan seorang perempuan berada di lokasi tersebut.
Qomari mengatakan pihaknya tidak mengenal perempuan yang ditemukan bersama laki-laki tersebut.
Sementara laki-laki yang diamankan disebut merupakan seorang pengamen yang dalam sekitar dua pekan terakhir diketahui kerap beristirahat di kawasan masjid.
"Pemuda itu sering mengamen di lampu-lampu merah jalur protokol Kota Bangkalan, bukan ASN, petugas cleaning service, maupun penjaga kantor pemkab. Kalau yang perempuan, saya tidak mengenalnya. Pengamen itu sekitar 14 hari ini tidur atau beristrihat di masjid," jelas Qomari.
Qomari mengatakan kondisi lokasi yang berada di bagian belakang tempat wudhu dan cukup rimbun sempat membuat imam masjid berhati-hati ketika mendekati sumber suara.
Menurut dia, imam sempat menggunakan tangga lipat untuk membuat kedua orang tersebut keluar dari tempat persembunyiannya.
"Lokasinya kan juga sedikit rimbun, imam masjid sempat ketakutan dan mengambil tangga lipat untuk dilemparkan. Ternyata dua orang itu kaget, setelah itu kami serahkan ke pihak kepolisian. Dugaan kami keduanya masuk meelwati pagar yang rusak," pungkasnya.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo mengungkapkan, pasangan tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangkalan.
"Benar demikian, namun kami mohon waktu karena masih meminta keterangan dari keduanya," singkat Eriek.
Serupa terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dua sejoli di Hulu Sungai Tengah (HST) digrebek warga di sebuah masjid.
Diduga mereka berdua sedang berbuat mesum.
Penggrebekan itu terjadi Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 16.00 Wita di Masjid Al Faizin Kecamatan Barabai.
Aksi dua sejoli itu terciduk oleh marbot masjid. Kala itu keduanya sedang bercumbu di lantai dua masjid.
Marbot kemudian memanggil warga di bengkel disekitar masjid untuk meminta bantuan agar menegur keduanya.
Warga berduyun-duyun mendatangi keduanya di lantai dua masjid.
"Kita lihat mereka sedang duduk bermesraan," kata warga.
Ditanya soal identitas keduanya tak bisa menunjukkan.
Akhirnya warga menyimpulkan keduanya bukan pasangan sah.
Videonya pun viral di media sosial hingga ke grup WhatsApp.
Dari informasi yang dihimpun, dua sejoli ini mengaku berasal dari Kabupaten Balangan.
Warga pun akhirnya meminta kedua sejoli untuk menghubungi pihak keluarganya masing-masing.
(Banjarmasinpost.co.id/TribunJatim.com)