Musim Kemarau Sudah Berdampak ke Sektor Pertanian, DPKP Babel Ajak Petani Aktifkan P3A
Hendra August 24, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Musim kemarau panjang yang melanda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sejak pertengahan Juni hingga saat ini mulai berdampak signifikan terhadap sektor pertanian daerah. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Bangka Belitung, Kurniawan, mengajak petani di Babel untuk mengaktifkan kembali Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Tujuannya agar pembagian air dapat berjalan secara adil dan tepat sasaran.


Ia mengatakan, dampak kekeringan telah menyebabkan gagal panen di sejumlah wilayah sentra persawahan.

"Kekeringan juga memicu penurunan produktivitas tanaman di berbagai lokasi serta menghambat jadwal tanam yang semula direncanakan pada Agustus," kata Kurniawan kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Kurniawan menyarankan petani dapat menggunakan benih tahan kekeringan atau beralih ke komoditas yang lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem. Serta mengoptimalkan budidaya padi, tanpa melakukan pembakaran lahan.


"Selain penanganan di sektor produksi, DPKP Babel juga berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Rencananya, kata Kurniawan, bantuan pangan beras dari Bapanas bakal dimulai disalurkan bulan depan ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial,"lanjutnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.