DPR RI Terima Warga Pati Tandingan yang Kontra Unjuk Rasa
Desy Selviany August 24, 2026 08:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM-DPR RI terima warga Pati tandingan yang tidak sepakat demonstrasi di depan Gedung DPR RI. 

Kelompok tandingan yang mengatasnamakan warga Pati itu diterima para pimpinan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (24/8/2026). 

Kelompok bernama Forum Komunikasi Rakyat Pati menolak aksi unjuk rasa yang bakal digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di DPR RI pada Kamis (27/8/2026) mendatang. 

Perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati sekaligus pengurus LBH GP Ansor, Luqman Hakim pun menyampaikan sejumlah keresahannya kepada anggota dewan. 

Lukman membantah bahwa huru-hara dari kelompok yang mengatasnamakan warga Pati merupakan murni aspirasi warga Pati. 

Oleh karenanya rombongan meminta ketegasan aparat penegak hukum terhadap kelompok yang mengatasnamakan rakyat Pati serta mendorong penyusunan regulasi perilaku di media sosial.
Tuntutan berikutnya menyasar penegakan ketertiban di Pati.  

Lukman mencontohkan aktivitas hiburan menggunakan sound horeg di alun-alun hingga larut malam, serta kericuhan di kantor DPRD setempat. 

Lukman yang mengatasnamakan warga Pati menuntut agar hal itu segera ditertibkan karena mengganggu kepercayaan investor. 

"Kami menuntut ketegasan. Seperti contoh, sebelum tanggal 13 kemarin, sound horeg itu di tengah alun-alun pak, sampai jam 12 malam, kami resah. Kedua, kantor DPRD diacak-acak sampai malam. Ada apa ini?," jelas Lukman. 

Namun terkait dengan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset, Lukman juga mendesak DPR RI agar segera mengesahkannya. 

Baca juga: Tegang! Mobil Polisi Dikepung Demonstran di DPR RI, Teringat KM 50 

Lukman ingin DPR RI menyampaikan perkembangan RUU Perampasan Aset dan meminta percepatan pengesahannya. 

"Poin yang akan kami sampaikan terkait dengan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, Pak. Sampai sejauh mana bapak-bapak, ibu-ibu Wakil Ketua DPR RI hari ini, walaupun sebenarnya ada di Komisi III, paling tidak biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya," kata Perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati Lukman Hakim. 

Sekelompok masyarakat Pati yang mendatangi kompleks parlemen pada Senin (24/8/2026) inu diterima oleh sejumlah pimpinan DPR. 

Mereka diterima Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal dan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati. 

Namun forum ini diketahui berbeda dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang mengagendakan demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus mendatang. 

AMPB memilih tetap melaksanakan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI meski mengaku mendapatkan sejumlah intimidasi. 

Massa dari Pati ini akan mulai merapat ke Jakarta pada Rabu (26/8/2026). 

Sementara warga Pati yang sudah berada di Jakarta disebut beristirahat di rumah aman sebelum mengikuti aksi. 

Dalam aksi tersebut, warga Pati membawa dua tuntutan, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset serta hukuman mati bagi koruptor. 

Selain warga Pati, kelompok masyarakat lainnya juga disebut akan bergabung dalam aksi yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.