BANGKAPOS.COM, BANGKA –Warga kembali digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di pesisir Pantai Pangkalan Nelayan Gunung Namak, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (24/8/2026).
Mayat tersebut ditemukan pasangan suami istri saat hendak memasang jaring di pesisir pantai sekitar pukul 09.30 WIB. Kondisi jenazah cukup mengenaskan karena hanya menyisakan bagian badan dari paha hingga leher.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Bangka Selatan, AKP Arief Fabillah mengatakan, penemuan mayat bermula saat PA (47) bersama istrinya, VR (46), hendak memasang jaring di pesisir Pantai Pangkalan Gadung Gunung Namak.
Keduanya merupakan warga Teladan Toboali yang saat itu berada di kawasan pesisir untuk mencari ikan. Saat berada di lokasi, mereka justru menemukan bagian tubuh manusia yang kemudian diketahui sebagai mayat tanpa identitas.
“Sekitar pukul 09.30 WIB, PA dan istrinya hendak memasang jaring di pesisir pantai Pangkalan Gadung dan menemukan mayat,” ujar dia kepada Bangkapos.com.
Pasangan tersebut kemudian mencari bantuan setelah menemukan mayat di kawasan pesisir pantai. Mereka juga segera melaporkan penemuan tersebut kepada Sat Polairud Polres Bangka Selatan untuk dilakukan penanganan. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi lokasi penemuan.
Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi penemuan mayat di pesisir Pantai Pangkalan Gadung Gunung Namak.
Penanganan melibatkan Sat Polairud Polres Bangka Selatan, Basarnas Toboali, personel Polsek Toboali serta nelayan setempat. Tim kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah yang ditemukan di lokasi.
“Sat Polairud, Basarnas Toboali dan Polsek Toboali langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara,” jelas Arief.
Di lokasi, petugas menemukan satu mayat tanpa identitas dalam kondisi tidak mengenakan pakaian. Jenazah yang ditemukan hanya menyisakan bagian tubuh dari paha hingga leher, sedangkan bagian kepala, kedua tangan dan kaki sudah tidak ada. Kondisi tersebut membuat identitas korban belum dapat diketahui dari pemeriksaan awal di lokasi.
Setelah dilakukan penanganan di lokasi, jenazah kemudian dievakuasi dari pesisir Pantai Pangkalan Nelayan Gunung Namak. Petugas membawa mayat tersebut ke RSUD Junjung Besaoh untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Pemeriksaan dilakukan untuk mendukung proses identifikasi serta mengetahui kondisi jenazah secara lebih lanjut.
“Mayat tanpa identitas tersebut hanya menyisakan bagian paha sampai leher, sedangkan bagian kepala, tangan dan kaki sudah hilang,” bebernya.
Hingga proses evakuasi dilakukan, identitas korban belum diketahui. Polisi masih melakukan penanganan terhadap penemuan mayat tersebut, termasuk melalui pemeriksaan medis di rumah sakit. Penemuan ini tercatat terjadi di pesisir Pantai Pangkalan Nelayan Gunung Namak, Kecamatan Toboali, pada koordinat 3°06'07.3"S, 106°32'07.1"E.
“Untuk identitas mayat masih belum diketahui. Kami masih melakukan penanganan lebih lanjut terhadap mayat tanpa identitas tersebut,” pungkas Arief. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)