Bus Warga Pati Menuju DPR Dilempari Batu Bata di Tol Karawang, 3 Terluka
Acos Abdul Qodir August 24, 2026 08:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Bus yang membawa sejumlah warga Pati, Jawa Tengah, menuju Jakarta untuk mengikuti rencana aksi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 disebut dilempari batu bata saat melintas di Tol Karawang, Senin (24/8/2026) siang.

Kaca depan bus disebut pecah akibat lemparan tersebut. Serpihan kaca juga disebut mengenai sejumlah penumpang hingga tiga orang, termasuk aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok, mengalami luka ringan.

Botok mengatakan, peristiwa itu terjadi saat rombongan warga Pati dalam perjalanan dari Pati menuju Jakarta.

Menurut dia, ketika bus melintas di sebuah jembatan di Tol Karawang, dua orang yang disebut mengenakan masker dan jaket melemparkan batu bata ke arah kaca depan bus.

“Ada dua orang pakai masker, pakai jaket, kita dilempar pakai batu bata,” kata Botok saat ditemui di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).

Tiga Penumpang Luka Ringan

Botok mengatakan pecahan kaca dari kaca depan bus mengenai sejumlah penumpang.

“Hanya luka-luka ringan, sekitar tiga orang termasuk saya karena serpihan kaca,” ujarnya.

Botok menduga kejadian tersebut berkaitan dengan rencana warga Pati menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).

“Ya kira-kira ya seperti itulah. Nanti masyarakatlah yang menilai,” kata Botok.

Baca juga: Rekening Mas Botok Pati Diblokir, DPR Bakal Panggil dan Cecar Pihak Bank Mandiri

Informasi mengenai pelemparan bus, kaca pecah, dan tiga penumpang yang mengalami luka ringan tersebut disampaikan oleh pihak AMPB.

AMPB Akan Demo di DPR

AKSI WARGA PATI - Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok saat ditemui di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026). AMPB akan menggelar aksi pada 27 Agustus 2026 dengan tuntutan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.
AKSI WARGA PATI - Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok saat ditemui di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026). AMPB akan menggelar aksi pada 27 Agustus 2026 dengan tuntutan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. (Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami)

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dijadwalkan menggelar aksi di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis (27/8/2026).

Dalam aksi tersebut, massa membawa dua tuntutan, yakni mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Insiden yang disebut sebagai pelemparan bus tersebut terjadi saat rombongan dalam perjalanan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.