Menjelang Maulid Nabi, Permintaan Kelapa di Gayo Lues Meningkat Drastis
Mawaddatul Husna August 24, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Rasidan | Gayo Lues  

TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Permintaan kelapa tua di sejumlah pasar di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari biasa.

Peningkatan permintaan ini terjadi seiring pesatnya persiapan masyarakat menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan pantauan di Pasar Pekan Kutapanjang dan Pasar Terpadu Bustanulsalam Blangkejeren pada Senin (24/8/2026), tingginya animo pembeli tidak lantas membuat harga kelapa melonjak.

Para pedagang mengonfirmasi bahwa harga kelapa sejauh ini masih cenderung stabil dan normal.

Di pasaran, pasokan kelapa terbagi menjadi dua kategori yaitu kelapa lokal pasokan petani daerah dan kelapa yang datangkan dari Bireuen serta Kutacane. 

Kelapa Bireuen dan Kutacane: Dijual dengan sistem timbangan seharga Rp 18.000 per kilogram (berisi sekitar 2 hingga 3 butir per kilogram).

Kelapa lokal: Dijual per butir dengan kisaran harga Rp 8.000 hingga Rp 10.000 per butir bergantung pada ukuran fisik kelapa.

Harga Tetap Stabil

Salah satu ibu rumah tangga di Pasar Kutapanjang, Mariam, membenarkan bahwa permintaan kebutuhan dapur ini erat kaitannya dengan tradisi memasak porsi besar menyambut Maulid Nabi.

Kendati demikian, ia merasa bersyukur harga yang dipatok pedagang masih terjangkau.

Tingginya daya serap pasar juga dirasakan langsung oleh para pengirim barang.

Dalam dua hari terakhir, pasokan kelapa asal Bireuen yang masuk ke Blangkejeren bahkan mencapai dua unit mobil pikap L300 dan semuanya langsung habis diserbu pembeli. (*)

Baca juga: Jelang Panen Raya, Harga Gabah Kopi di Gayo Lues Tembus Rp 59.000 per Bambu

Baca juga: Atasi Kekurangan Dokter, Gayo Lues Jadi Pilot Project Program Afirmasi Kemenkes RI

Baca juga: Bumi Kemsida ke-5 Dipusatkan di Berawang Lopah Gayo Lues

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.