BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam menyebutkan, pihaknya mulai mengkaji penggunaan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dalam proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendatang.
Ahmad Syarifullah mengatakan, rencana penerapan e-voting ini berawal dari masukan dan dorongan pihak legislatif untuk menekan anggaran dan meningkatkan akurasi.
Menurutnya, sebagai langkah awal pihaknya melakukan banding dan studi tiru ke Kabupaten Karawang guna mempelajari secara langsung skema penerapan teknologi tersebut.
"Jadi memang sesuai dengan saran-saran dari teman-teman DPRD, kita diharapkan untuk melihat apakah sepenuhnya Desa disini dapat melakukan (Pilkades) dengan e-voting ini. Kita melakukan studi banding lah studi tiru ke Karawang," ujar Ahmad Syarifullah, Senin (24/8/2026).
Dirinya menerangkan, pengkajian mendalam perlu dilakukan karena pemerintah daerah menyadari adanya potensi kendala di lapangan, terutama terkait tingkat pemahaman masyarakat terhadap sistem baru itu.
Terlebih lagi karena tidak semua lapisan masyarakat desa siap dan familiar dengan mekanisme pemungutan suara berbasis digital.
"Tentu bahwa e-voting ini tidak semua masyarakat paham bisa untuk melaksanakan e-voting itu sendiri, maka ini menjadi kajian bagi kami semua dalam hal ini," tuturnya.
Oleh karena itu ia memastikan opsi penerapannya berpeluang dilakukan secara bertahap atau tidak secara menyeluruh di semua desa.
Kebijakan final akan disesuaikan dengan hasil pengujian dan kesiapan riil masyarakat di tiap-tiap desa setempat.
"Sama dengan saran dari DPRD, ya bisa jadi tidak semuanya ya, menggunakan e-voting karena kita harus melihat, kita harus menguji kesiapan masing-masing desanya," tutupnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho