ASN Pemkab Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Machmud Mubarok August 25, 2026 02:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Seorang ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di kompleks perumahan di wilayah Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Korban yang merupakan pegawai salah satu perangkat daerah di lingkungan Pemkab Indramayu ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di salah satu ruangan di rumahnya pada Senin (24/8/2026) sore tepat menjelang azan magrib kira-kira pukul 17.30 WIB.

Pantauan Tribuncirebon.com, hingga kira-kira pukul 21.24 WIB sejumlah warga tampak masih berkerumun di sekitar rumah dua lantai milik korban, meski jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Indramayu sejak selepas magrib.

Petugas keamanan kompleks perumahan korban, Aji (59), mengatakan, sejumlah warga sempat berdatangan saat kabar mengenai korban yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya menyebar di lingkungan perumahan itu.

Menurut dia, petugas dari Polres Indramayu dan Polsek Sindang pun bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP), kemudian langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Indramayu.

"Saya diberi tahu pedangan di dekat perumahan, sehingga langsung ke lokasi, dan kondisinya sudah ramai, ada warga sampai polisi," ujar Aji saat ditemui di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (24/8/2026) malam.

Baca juga: WFH ASN Indramayu Dipantau GPS, Gerak-gerik Langsung Terlacak, Tak Bisa Kabur Luar Kota

Baca juga: ASN Pemkab Indramayu Dilatih Miliki Asisten Digital Otonom Berbasis Agentic AI

Namun, pihaknya mengaku tidak mengetahui motif korban yang berjenis kelamin laki-laki berinisial I, dan tinggal sendirian di rumah dua lantai tersebut nekat mengakhiri hidup.

Ia mengatakan, secara pribadi tidak mengenal dekat, meski korban telah tinggal di kompleks perumahan yang dijaganya sejak bertahun-tahun lalu, karena sehari-hari sekadar menyapa saat hendak berangkat kerja.

"Saya enggak pernah ngobrol, hanya tegur sapa saat kebetulan berpapasan (korban) berangkat kerja, sehingga kurang tahu orang atau sifatnya seperti apa," kata Aji.

Sementara Kapolsek Sindang, AKP Karnala, menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diduga korban diduga nekat gantung diri di rumahnya untuk mengakhiri hidupnya.

Hingga kini, pihaknya masih mendalami motif di balik aksi nekat korban, dan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

"Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Indramayu, dan kami juga mendalami penyebab kematian termasuk motif di balik aksi nekatnya," ujar Karnala. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.