TRIBUNJAKARTA.COM - Maling motor tiga kali menembakkan senjata ke udara saat sudah tertangkap warga di Depok.
Saat itu dua maling motor itu sudah tertangkap warga saat aksinya gagal.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Janger 1, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 18.13 WIB.
"Pas udah ketangkep mau dipukulin tiba tiba mereka ngeluarin senjata dan ditembakin ke arah langit 3 kali," kata korban Naya (21) saat menceritakan kejadian tersebut.
Naya menceritakan kronologi peristiwa pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)
Peristiwa itu bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy miliknya diparkir di luar rumah dalam kondisi alarm menyala.
Saat kejadian, orangtua Naya berada di ruang tamu dengan pintu rumah dalam keadaan terbuka.
"Tiba tiba motor saya berhasil dibobol dan malingnya langsung ngegas kenceng banget. Orang tua saya keluar ngejar dan teriak, lalu tetangga langsung pada keluar dan ikut ngejar," ujar Naya dikutip dari Kompas.com.
Naya menyebut pelaku berjumlah dua orang.
Satu pelaku membawa motor miliknya, sedangkan yang lainnya mengendarai sepeda motor sendiri.
Kedua pelaku kemudian melarikan diri melewati Jalan Janger 3 yang saat itu sedang ramai oleh warga setempat.
Mengetahui adanya aksi curanmor, warga berusaha menghentikan pelaku.
Salah seorang warga bahkan sengaja menabrakkan motornya ke sepeda motor yang dikendarai pelaku hingga terjatuh.
Lantaran panik, pelaku kemudian meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya dan berusaha melarikan diri.
Namun, warga berhasil menangkapnya. Namun, pelaku akhirnya mengeluarkan senjata dan menembakkannya ke udara sebanyak tiga kali.
Warga yang ketakutan kemudian mundur sehingga pelaku berhasil melarikan diri.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor Honda Scoopy milik Naya berwarna cokelat-putih masih dibawa kabur oleh pelaku.
Sementara itu, sepeda motor yang digunakan pelaku, yakni Honda Beat Street berwarna putih, ditinggalkan di lokasi dan kemudian diamankan polisi.
Atas kejadian tersebut, Naya langsung membuat laporan ke Polres Metro Depok pada hari yang sama.
Polisi juga telah mendatangi rumah Naya untuk melakukan pemeriksaan.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga milik pelaku, di antaranya helm, sandal, tas kosong, sarung senjata, dan alat yang diduga digunakan untuk membobol kunci motor.
Namun, hingga Senin malam, Naya mengaku belum mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan penyelidikan.
"Sampai hari ini sih belum (ada update dari polisi). Polisi udah sempet ngecek sidik jari di helm tapi kayaknya agak susah nemuinnya karena sudah terlalu banyak sidik jari di helmnya," tuturnya.
Naya menyebut kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
Terhitung, sudah tiga kali terjadi kasus curanmor di RW tempat tinggalnya dalam kurun waktu satu hingga dua bulan terakhir.
Baca juga: Maling Motor Beraksi di Gang Padat Penduduk di Penjaringan, Dalam Sebulan 2 Warga Jadi Korban
Baca juga: Gagal Gegara Gonggongan Anjing, Maling Motor di Kelapa Gading Nekat Kembali Beraksi
Baca juga: CCTV Bongkar Akal Bulus Maling Motor di Kelapa Gading, Pelaku Ketuk Pintu Dulu Baru Gasak Kendaraan