TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Bukit Panjang, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.
Bantuan tersebut disalurkan pada Senin (24/8/2026) sore melalui dua unit truk tangki dengan total 10 ribu liter air bersih.
Pantauan di lokasi, warga berbondong-bondong mendatangi titik distribusi sambil membawa berbagai wadah penampung air, mulai dari jeriken, drum hingga tandon berkapasitas besar.
Baca juga: Shio Naga dan Kelinci Lagi Gacor! Rezeki Hari Ini Bisa Bikin Senyum-Senyum Sendiri
Baca juga: Buaya 3 Meter Diduga Penerkam Bocah di Mamuju Tengah Ditangkap, Korban Belum Ditemukan
Pengisian dilakukan secara bergantian oleh petugas BPBD untuk memastikan seluruh warga mendapatkan bagian.
Kepala Pelaksana BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, mengatakan bantuan air bersih diberikan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Polewali terkait krisis air yang melanda Dusun Bukit Panjang.
"Total yang kami salurkan hari ini sebanyak 10 ribu liter air bersih menggunakan dua unit truk tangki. Bantuan ini diperuntukkan bagi sekitar 18 rumah warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," ujar Arhamuddin saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, kekeringan yang terjadi menyebabkan sejumlah sumur warga mengering sehingga kebutuhan air bersih untuk minum, memasak dan sanitasi sehari-hari tidak dapat terpenuhi secara normal.
Menurut Arhamuddin, tingginya kebutuhan masyarakat membuat proses distribusi berlangsung hingga malam hari. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga warga, tim BPBD juga mengisi tandon air di tempat ibadah yang mengalami kekosongan akibat kemarau.
"Banyak permintaan dari masyarakat sehingga pelayanan kami lanjutkan sampai malam. Kami juga mengisi tandon di tempat ibadah agar kebutuhan air untuk berwudu dan aktivitas lainnya tetap tersedia," katanya.
Arhamuddin menambahkan, BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan siap menyalurkan bantuan tambahan apabila kebutuhan air bersih masyarakat masih belum terpenuhi.
Ia juga mengimbau warga untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau masih berlangsung serta melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila terdapat wilayah lain yang mulai mengalami krisis air bersih.
Sebelumnya, Pemerintah Desa Polewali mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih kepada BPBD Pasangkayu setelah musim kemarau panjang menyebabkan sumber air warga di Dusun Bukit Panjang mengering dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan