TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Tobara atau tetua adat masyarakat Budong-budong memimpin ritual pelepasan ayam jantan putih di lokasi seorang bocah diterkam buaya, tepatnya di Dusun Tangkou, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Ritual tersebut digelar sebagai ikhtiar spiritual untuk mendukung pencarian korban berinisial R (12) yang hingga kini masih belum ditemukan sejak diterkam pada Senin (24/8/2026) sore.
Pantauan Tribun Sulbar, dalam ritual berlangsung di tepi Sungai Budong-budong tersebut, terlihat Tobara memimpin serangkaian prosesi adat sebelum akhirnya melepas ayam jantan putih ke lokasi kejadian.
Baca juga: Pelajar 16 Tahun Tabrak Motor IRT di Polewali Pasangkayu, Tiga Orang Luka-luka
Baca juga: PPPK Daerah Mamuju Berpotensi Beralih Jadi Pegawai Pusat, BKPP: Masih Tunggu Petunjuk Teknis
Tradisi ini merupakan bagian dari kepercayaan lokal dilakukan masyarakat setempat sebagai upaya non-fisik untuk memohon kelancaran proses pencarian.
Meski ritual adat telah digelar, tim SAR gabungan bersama warga tidak menghentikan upaya pencarian.
Sebelumnya, warga bersama tim gabungan berhasil menangkap seekor buaya berukuran sekitar 3 meter yang diduga pelaku penerkaman pada Senin malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Buaya tersebut telah diamankan dan dipindahkan, namun pencarian korban tetap dilanjutkan menyusuri aliran sungai.(*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah