Syarat Nilai Rapor Daftar PKN STAN 2026, Ada Ketentuan Nilai Bahasa Inggris dan Matematika
Whiesa Daniswara August 25, 2026 10:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Pendaftaran seleksi penerimaan mahasiswa baru Politeknik Keuangan Negara STAN atau PKN STAN tahun 2026 telah dibuka mulai 23 sampai 30 Agustus 2026. 

PKN STAN merupakan perguruan tinggi kedinasan resmi yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 

Lokasi kampus utamanya berada di Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten.

Kuliah di PKN STAN tidak dipungut biaya alias gratis.

Lulusan PKN STAN juga berpeluang besar untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan atau instansi pemerintah lainnya.

Tahun ini, PKN STAN membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk lulusan jenjang pendidikan menengah/sederajat (SPMB-PM Tahun 2026) dengan kuota sebanyak 1.000 mahasiswa. 

Terdapat tiga jalur penerimaan SPMB-PM PKN STAN 2026, yakni jalur reguler, jalur afirmasi kewilayahan, dan jalur pembibitan. 

Pendaftar hanya dapat memilih satu dari empat prodi PKN STAN, yakni Akuntansi Sektor Publik Program Sarjana Terapan, Manajemen Keuangan Negara Program Sarjana Terapan, Manajemen Aset Publik Program Sarjana Terapan, dan Diploma III Akuntansi. 

Salah satu persyaratan umum pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 adalah memenuhi nilai minimal untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika.

Syarat nilai untuk daftar PKN STAN pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika yakni tidak kurang dari 80,00 (skala 100,00 dan bukan hasil pembulatan). 

Persyaratan nilai tersebut wajib dibuktikan dengan ijazah atau transkrip nilai.

Pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 dilakukan secara daring melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) pada laman sscasn.bkn.go.id.

Biaya seleksi penerimaannya sebesar Rp400 ribu. 

SPMB-PM PKN STAN 2026 dilaksanakan dalam tiga tahapan seleksi, yaitu Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Lanjutan.

Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, tahapan seleksi hingga jadwal SPMB-PM PKN STAN 2026 di bawah ini.

Baca juga: PKN STAN Buka Kuota 1.000 Mahasiswa 2026, Cek Rincian Kuota Tiap Jurusan

Persyaratan Pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026

Adapun berikut persyaratan umum dan khusus SPMB-PM PKN STAN 2026:

Persyaratan Umum

Setiap Pendaftar SPMB-PM Tahun 2026 wajib memenuhi Persyaratan Umum Pendaftaran sebagai berikut:

  1. Lulusan sekolah menengah atas/sederajat di bawah pembinaan kementerian yang membidangi pendidikan dasar dan menengah atau Kementerian Agama;
  2. Memiliki nilai masing-masing untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika tidak kurang dari 80,00 (skala 100,00 dan bukan hasil pembulatan) yang dibuktikan dengan Ijazah atau Transkrip Nilai. Bagi Pendaftar lulusan tahun 2026 yang belum mendapatkan Ijazah atau Transkrip Nilai, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus;
    *) Catatan: Ijazah atau Transkrip Nilai asli wajib ditunjukkan pada saat pendaftaran ulang.
  3. Berusia minimal 14 tahun dan maksimal berusia 22 tahun pada tanggal 23 November 2026 sehingga Pendaftar yang lahir sebelum tanggal 23 November 2004 atau sesudah tanggal 23 November 2012 tidak memenuhi syarat untuk mendaftar;
  4. Melalui Surat Pernyataan bermeterai (formulir dapat diunduh pada https://s.kemenkeu.go.id/template), Pendaftar menyatakan hal-hal sebagai berikut:
    • Pendaftar dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari ketergantungan narkoba;
    • Pendaftar pria tidak bertato, tidak bertindik di bagian telinga dan/atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat;
    • Pendaftar wanita tidak bertato, tidak bertindik di anggota badan lainnya selain telinga, dan/atau tidak bertindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali karena ketentuan agama/adat;
    • Pendaftar belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan; dan
    • Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.

Persyaratan Khusus Jalur Afirmasi Kewilayahan

Bagi Pendaftar Jalur Afirmasi Kewilayahan, selain Persyaratan Umum, juga harus memenuhi Persyaratan Khusus sebagai berikut:

  1. Pendaftar lahir di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau akta kelahiran Pendaftar. Khusus Pendaftar dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, Pendaftar lahir di provinsi afirmasi yang dipilih; dan
  2. Pendaftar telah menyelesaikan sekolah menengah atas/sederajat di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih, dengan ketentuan tambahan sebagai berikut:
    • Khusus Pendaftar dari Provinsi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, Pendaftar telah menyelesaikan sekolah menengah atas/sederajat di provinsi afirmasi yang dipilih;
    • Khusus Pendaftar dari provinsi pada wilayah Pulau Papua, Pendaftar telah menyelesaikan sekolah menengah atas/sederajat di wilayah Pulau Papua;
    • Khusus Pendaftar dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua, Pendaftar memiliki Surat Keterangan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah Menengah Atas/sederajat bahwa Pendaftar merupakan Pendaftar ADEM Papua.

Persyaratan Khusus Jalur Pembibitan

Bagi Pendaftar Jalur Pembibitan, selain Persyaratan Umum, juga harus memenuhi Persyaratan Khusus sebagai berikut:

  • Pendaftar berdomisili pada provinsi/kabupaten/kota pembibitan yang dipilih dibuktikan dengan KTP/Kartu Keluarga (KK) Pendaftar; dan
  • Pendaftar lahir pada provinsi/kabupaten/kota yang melaksanakan kerja sama pembibitan yang dipilih,
  • dibuktikan dengan akta kelahiran atau KTP Pendaftar.

Tata Cara Pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026

Berikut tata cara pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026:

  1. Akses portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) pada https://sscasn.bkn.go.id/.
  2. Buat akun SSCASN dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor KK, kemudian mencetak Kartu Informasi Akun.
  3. Lakukan login ke SSCASN menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
  4. Selanjutnya, pilih sekolah kedinasan PKN STAN, pilih jalur penerimaan mahasiswa baru (reguler/afirmasi kewilayahan/pembibitan), lengkapi biodata dan isian lainnya, serta unggah dokumen sebagai berikut:
    • Pasfoto formal terbaru yang menampilkan wajah secara jelas;
    • KTP bagi Pendaftar yang berusia 17 tahun ke atas atau KK bagi yang belum memiliki KTP atau Surat Keterangan Pengganti KTP yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang;
    • Ijazah/Surat Keterangan Lulus sekolah menengah atas/sederajat beserta transkrip nilai atau daftar nilai;
    • Akta Kelahiran Pendaftar;
    • Surat keterangan ADEM Papua (bagi Pendaftar jalur afirmasi ADEM Papua);
    • Surat Pernyataan (formulir dapat diunduh pada https://s.kemenkeu.go.id/);
  5. Terakhir, cek kembali resume pendaftaran dan akhiri pendaftaran.

Baca juga: Syarat Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026, Cek Ketentuan IPDN, STMKG hingga PKN STAN

3 Tahapan Seleksi PKN STAN 2026

SPMB-PM PKN STAN 2026 dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahapan, yaitu Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Lanjutan dengan ketentuan sebagai berikut.

1. Seleksi Administrasi

Pendaftar dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) Seleksi Administrasi (selanjutnya disebut Peserta) apabila:

  • bagi Pendaftar Jalur Reguler: Memenuhi Persyaratan Umum.
  • bagi Pendaftar Jalur Afirmasi Kewilayahan: Memenuhi Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus Jalur Afirmasi Kewilayahan.
  • bagi Pendaftar Jalur Pembibitan: Memenuhi Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus Jalur Pembibitan.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

  • SKD diikuti Peserta (Pendaftar yang dinyatakan MS Seleksi Administrasi) dan telah melakukan pembayaran Biaya SPMB-PM Tahun 2026;
  • SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN);
  • SKD meliputi Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK);
  • Peserta dinyatakan lulus SKD apabila:
    1. memenuhi nilai ambang batas SKD sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 406 Tahun 2026 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026, dengan kriteria:
      - Jalur Reguler dan Pembibitan
      TKP: 156
      TIU: 80
      TWK: 65
      - Jalur Afirmasi Kewilayahan
      TIU: 55
      Kumulatif SKD: 281
    2. berada di peringkat yang sesuai dengan jumlah kebutuhan untuk Seleksi Lanjutan yaitu 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan akhir sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan pada Kementerian/Lembaga.
  • Peserta yang dinyatakan lulus SKD dapat melanjutkan ke tahap Seleksi Lanjutan.

3. Seleksi Lanjutan

  • Seleksi Lanjutan diikuti oleh Peserta yang dinyatakan lulus SKD.
  • Seleksi Lanjutan terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris (TBI), dan Tes Psikologi yang dilaksanakan menggunakan Computer-Based Test (CBT), serta Tes Kesehatan dan Tes Kebugaran dengan rincian:
    1. TPA terdiri dari Tes Verbal, Tes Numerik, dan Tes Figural;
    2. TBI terdiri dari tes structure and written expression dan reading comprehension;
    3. Tes Psikologi terdiri dari Subtes 1 (tes yang mengukur resiliency, emotion regulation, consciousness, dan academic self efficacy) dan Subtes 2 (tes yang menggali sikap kerja yaitu motivation dan perseverance);
    4. Tes Kesehatan terdiri dari Tinggi Badan, Berat Badan, Tekanan Darah, Tekanan Nadi, Mata, Kulit (termasuk tato dan tindik), Gigi & Mulut, THT, Jantung, Paru-paru, Perut, Hati & Limpa, Kelenjar Getah Bening, Pengamatan Postur Tubuh, Sikap Tubuh & Tipe Tubuh, Deteksi HIV, Deteksi Hepatitis B, dan Sikap  Keluhan sewaktu diperiksa; dan
    5. Tes Kebugaran terdiri dari lari 12 menit mengelilingi lintasan dan Shuttle Run.
  • Peserta dinyatakan lulus Seleksi Lanjutan (yang merupakan seleksi tahap akhir) apabila berada pada peringkat sesuai kuota penerimaan berdasarkan nilai gabungan TPA, TBI, Tes Kesehatan, dan Tes Kebugaran (bobot masing-masing 42 persen, 28 persen, 15 persen, dan 15 persen) serta memenuhi kriteria Tes Psikologi.

Jadwal SPMB-PM PKN STAN 2026

Cermati jadwal SPMB-PM PKN STAN 2026 di bawah ini. 

  • Pengumuman Seleksi: 22 Agustus 2026
  • Pendaftaran daring: 23 – 30 Agustus 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 3 September 2026
  • Masa Sanggah: 4 – 5 September 2026
  • Jawab Sanggah: 4 – 6 September 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Pasca Sanggah: 8 September 2026
  • Pembayaran Biaya SPMB-PM: 11 – 15 September 2026
  • Pengumuman Jadwal dan Lokasi SKD: 18 – 21 September 2026
  • Pelaksanaan SKD: 22 September – 7 Oktober 2026
  • Pengumuman Hasil SKD serta Jadwal dan Lokasi Seleksi Lanjutan: 8 – 13 Oktober 2026
  • Seleksi Lanjutan: 20 – 25 Oktober 2026
  • Pengumuman kelulusan SPMB-PM: 2 – 4 November 2026
  • Pendaftaran Ulang: 11 – 13 November 2026
  • Studi Perdana Akademik dan Karakter: 16 – 20 November 2026
  • Mulai pendidikan: 23 November 2026

*) Catatan: Panitia Pusat SPMB-PM PKN STAN 2026 dapat melakukan penyesuaian jadwal jika dipandang perlu.

Informasi lebih lanjut mengenai SPMB-PM PKN STAN 2026 dapat dilihat pada laman pknstan.ac.id.

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.