BANGKAPOS.COM -- Timnas Indonesia siap berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 usai gagal memenuhi ekspektasi di ajang Piala AFF sebelumnya.
Berdasarkan informasi terbaru yang beredar, skuad Garuda akan membuka turnamen dengan menghadapi Bangladesh pada 24 September 2026.
Dua hari setelahnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura di tanggal 27 September 2026.
Baca juga: Prediksi Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kabar Rizky Ridho Dicoret dari Tim Garuda
Timnas indonesia kembali berlaga di tanggal 30 September berhadapan dengan Malaysia.
Ketiga pertandingan tersebut akan menjadi ujian penting bagi pasukan John Herdman.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Indonesia dan Hong Kong pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menetapkan dokumen resmi berupa surat edaran berjudul "Peraturan untuk FIFA ASEAN Cup" yang merinci secara komprehensif format kompetisi, mulai dari jumlah peserta, pembagian divisi, kriteria penentuan poin, hingga aturan perpanjangan waktu dan adu penalti.
Berdasarkan regulasi tersebut, turnamen ini dirancang untuk mengakomodasi seluruh anggota Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) dengan sistem kompetisi berjenjang.
Baca juga: Daftar Pemain Diaspora dan Naturalisasi yang Masuk Radar Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Dalam Pasal 10 dan 11, jumlah tim yang berpartisipasi dalam ajang Piala ASEAN direncanakan sebanyak 14 tim, dengan potensi perluasan hingga maksimal 16 tim.
Seluruh anggota AFF dijamin mendapatkan slot, sementara sisa kuota akan diisi melalui jalur undangan.
FIFA memiliki kewenangan penuh dan mutlak untuk mengubah, mengamandemen, maupun menentukan format turnamen, jumlah kuota, serta alokasi peserta kapan saja.
Ke-14 tim yang direncanakan akan dibagi ke dalam dua divisi utama:
Divisi Utama Piala ASEAN FIFA
Divisi 1
Terdiri dari dua grup yang masing-masing berisi empat tim.
Babak penyisihan grup dilangsungkan dalam tiga hari pertandingan, ditambah hari pertandingan keempat untuk laga final divisi.
Divisi Tantangan Piala ASEAN FIFA
Divisi 2
Terdiri dari dua grup yang masing-masing berisi tiga tim. Setiap tim memainkan dua pertandingan dalam tiga hari babak penyisihan, dilanjutkan hari pertandingan keempat serta laga perebutan tempat ketiga untuk final divisi.
14 Negara Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Malaysia
Singapura
Bangladesh
Thailand
Vietnam
Pakistan
Filipina
Hongkong
Myanmar
Brunei Darussalam
Kamboja
Laos
Timor Leste
Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026
Premier Division
Grup A: Indonesia, Malaysia, Singapura dan Bangladesh
Grup B: Vietnam, Pakistan, Thailand, Filipina
Challenge Division
Grup A: Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam
Grup B: Kamboja, Laos, Timor Leste
FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Premier Division, sedangkan pertandingan Challenge Division akan digelar di Hong Kong.
Untuk Premier Division, pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Sementara seluruh pertandingan Challenge Division akan berlangsung di Kai Tak Sports Park, Hong Kong.
Berbeda dengan kompetisi yang menggunakan format semifinal, turnamen ini dirancang dengan sistem yang langsung mempertemukan juara grup pada laga final.
Selain perebutan gelar, posisi tim lainnya juga akan ditentukan melalui pertandingan klasifikasi.
Di atas kertas, Indonesia memiliki posisi ranking FIFA terbaik dibandingkan tiga calon lawannya di Grup A.
Indonesia berada di peringkat ke-118 dunia dengan koleksi sekitar 1.157 poin. Malaysia berada di posisi 136, Singapura 148, sedangkan Bangladesh menempati peringkat 181.
Di kawasan Asia Tenggara, posisi Indonesia berada di bawah Thailand dan Vietnam.
Ranking Indonesia mengalami peningkatan sepanjang 2026. Pada Januari hingga April, Garuda masih berada di posisi ke-122 dengan 1.144,73 poin.
Posisi tersebut kemudian meningkat empat tingkat pada Juni menjadi peringkat ke-118 setelah Indonesia meraih kemenangan atas Oman dan Mozambik dalam pertandingan uji coba.
Pada Juli hingga Agustus 2026, Indonesia masih mempertahankan posisi ke-118 dunia.
Malaysia jadi Rival Terdekat
Malaysia menjadi salah satu lawan yang patut diperhitungkan meski berada di bawah Indonesia dalam ranking FIFA.
Pertandingan kedua negara juga selalu menghadirkan persaingan ketat. Pertemuan terakhir di level senior terjadi pada ASEAN Championship 2020 yang dimainkan pada 2021, ketika Indonesia meraih kemenangan 4-1.
Namun, kondisi kedua tim kini sudah berubah. Komposisi pemain dan kekuatan masing-masing negara pada FIFA ASEAN Cup 2026 diperkirakan berbeda dibandingkan pertemuan lima tahun lalu.
Singapura Punya Rekam Jejak Mengejutkan
Singapura juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Performa The Lions menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Di bawah Gavin Lee, Singapura mampu memberikan kejutan ketika menghadapi sejumlah tim kuat di ASEAN Championship 2026.
Mereka bahkan berhasil menahan Vietnam dan Indonesia pada fase grup. Hasil tersebut ikut memengaruhi perjalanan Indonesia hingga gagal melanjutkan persaingan di turnamen tersebut.
Singapura juga meraih kemenangan atas Thailand di Bangkok pada leg kedua semifinal ASEAN Championship 2026 serta berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia 2027.
Bangladesh Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan
Secara ranking, Bangladesh menjadi tim dengan posisi paling rendah di Grup A. Negara tersebut berada di peringkat ke-181 dunia.
Meski demikian, Indonesia tetap harus berhati-hati. Bangladesh mulai diperkuat sejumlah pemain diaspora yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Hamza Choudhury yang memiliki pengalaman bersama Leicester City di Inggris. Selain itu, Bangladesh juga memiliki Shamit Shome yang bermain untuk New York Cosmos.
Dengan komposisi tersebut, Bangladesh berpotensi memberikan tantangan tersendiri bagi Indonesia.
FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi kesempatan bagi skuad asuhan John Herdman untuk kembali menunjukkan performa terbaik sekaligus menguji kekuatan mereka menghadapi rival-rival regional.
Pengamat sepak bola Indonesia Ronny Pangemanan atau yang dikenal dengan sapaan Bung Ropan membocorkan daftar pemain Timnas Indonesia yang disebut bakal dipanggil untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 6 Oktober 2026.
Melalui kanal YouTube pribadinya pada Senin (17/8/2026) malam, Bung Ropan menyebut PSSI telah menyiapkan daftar pemain pilihan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
"PSSI telah merilis Garuda Calling sesuai dengan keinginan pelatih kepala, John Herdman dan 26 pemain sudah diumumkan untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup," ucap Bung Ropan.
Namun, salah satu kejutan dalam daftar tersebut adalah tidak adanya nama Rizky Ridho.
Bek Persija Jakarta itu selama ini menjadi salah satu pemain yang rutin dipanggil ke Timnas Indonesia. Pada 2026, Rizky Ridho juga beberapa kali menjadi pilihan John Herdman setelah sebelumnya dipercaya oleh Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong.
Terakhir kali Rizky Ridho tidak masuk skuad Timnas Indonesia terjadi saat menghadapi Jepang pada laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah telak 0-6 dari Jepang.
Pemain yang telah mengantongi lebih dari 50 caps bersama Timnas Indonesia itu bahkan termasuk pilar penting bagi skuad Garuda, ia menyandang ban kapten jika Jay Idzes sebagai yang utama tidak berada di dalam tim.
"Kejutan terjadi dalam pemilihan 26 pemain ini, Rizky Ridho yang menjadi kapten kedua setelah jay Idzes tidak masuk namanya," bebernya.
Bung Ropan menduga keputusan tersebut berkaitan dengan performa Rizky Ridho di Piala AFF 2026. Menurutnya, bek Persija itu tampil kurang maksimal dalam dua pertandingan.
Meski demikian, Bung Ropan menilai tidak masuknya Rizky Ridho dalam daftar kali ini bukan berarti dirinya tersisih dari Timnas Indonesia.
Ia menduga John Herdman ingin memberikan waktu kepada Rizky Ridho untuk memulihkan kondisi sekaligus lebih fokus bersama klubnya.
Mayoritas Pemain Abroad
Jika melihat daftar yang disampaikan Bung Ropan, mayoritas pemain yang dipilih John Herdman merupakan pemain yang berkarier di luar negeri (pemain abroad).
Beberapa nama yang masih bermain di kompetisi domestik antara lain Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, Thom Haye, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, dan Ernando Ari.
Ricky Kambuaya dan Ernando Ari terakhir kali bermain untuk Timnas Indonesia pada Oktober 2025 di babak kualifikasi Piala Dunia.
Selain itu, terdapat nama Miliano Jonathans dalam daftar tersebut.
Pemain FC Utrecht itu sebelumnya absen cukup lama setelah mengalami cedera ACL pada Maret 2026. Jika masuk dalam skuad FIFA ASEAN Cup 2026, Miliano diperkirakan sudah kembali bugar saat turnamen berlangsung.
Belakangan, video aktivitas Miliano Jonathans berlatih dengan bola juga beredar di media sosial.
Bocoran Daftar Pemain
Berikut daftar pemain yang disebut Bung Ropan sebagai pilihan John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup 2026:
Kiper
Ernando Ari (Persebaya)
Emil Audero (Como)
Maarten Paes (Ajax)
Bek
Jay Idzes (Sassuolo)
Elkan Baggott (Millwall FC)
Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Kevin Diks (Monchengladbach)
Calvin Verdonk (Lille)
Dean James (Go Ahead Eagle)
Sandy Walsh (Persib)
Eliano Reijnders (Persib)
Dony Tri Pamungkas (Persija)
Shayne Pattynama (Persija)
Nathan Tjoe-A-On (Willem II)
Gelandang
Ivar Jenner (Dewa United)
Thom Haye (Persib)
Joey Pelupessu (Lommel SK)
Ricky Kambuaya (Dewa United)
Penyerang
Luke Vickery (Macarthur)
Mitchell Baker (Georgetown)
Adrian Wibowo (Wacker Innsbruck)
Marselino Ferdinan (tanpa klub)
Beckham Putra (Persib)
Ragnar Oratmangoen (Persib)
Miliano Jonathans (FC Utrecht)
Ole Romeny (Fortuna Sittard)
(Bangkapos.com/Kompas.com/Bolasport/Tribunnews.com)