Kronologi Anak Kecil Digigit Anjing Pitbull di Bandung, Sempat Kejar 5 Anak Lain
Ardhi Sanjaya August 25, 2026 11:08 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebelum menyerang bocah 9 tahun di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, seekor anjing jenis pitbull sempat mengejar lima anak yang sedang bermain.

Dari kelima anak tersebut, hanya B yang akhirnya menjadi korban penyerangan oleh anjing.

Di mana, dirinya terus dikejar hingga terjatuh dan digigit anjing pitbull tersebut, sementara empat anak lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Ketua RT 001/011, Hikmat Ramdhani (38) mengatakan, saat kejadian yang terjadi pada Minggu (23/8/2026), kelima anak itu sedang bermain hingga mendekati pintu akses yang menghubungkan permukiman warga di luar kompleks.

"Kondisinya pada waktu itu sore hari, jam 5-an. Anak-anak pada main sampe ke belakang. Pas main ke sana (dekat pintu penghubung komplek), ada anjing lepas," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Senin (24/8/2026).

Setelah melihat anjing tersebut, kelima anak langsung berlari menuju kawasan kompleks.

Namun, anjing tersebut ikut mengejar hingga masuk ke area permukiman.

Bocah berinisial B pun sempat berlari menuju rumah warga untuk menyelamatkan diri.

Sayangnya, anjing pitbull tersebut terus mengejarnya hingga pada akhirnya korban terjatuh dan diserang.

Sedangkan empat anak lainnya yang semula ikut dikejar oleh anjing tersebut mampu menyelamatkan diri dalam keadaan selamat.

"Dari lima anak yang lari itu, hanya satu yang digigit. Pasca digigit kondisi anaknya itu luka parah di bagian kepala."

"Terutama bagian telinga. Itu telinga hampir putus katanya. Dan menjalani malamnya itu sudah menjalankan operasi pukul 00.00 WIB," katanya.

Terlepas dari itu, salah satu dari empat anak yang berhasil lolos dari kejaran anjing pitbull tersebut merupakan anak Ilyas Pratama (33), seorang warga Kompleks Grand Cendana Residence, yang juga merupakan tetangga dari korban.

Saat kejadian mengerikan itu, Ilyas belum mengetahui bahwa anaknya berada di sekitar lokasi.

Dirinya baru keluar rumah usai mendengar suara keributan dan teriakan warga. Begitu melihat ke luar rumah seorang bocah tengah diserang anjing.

"Saya merasa khawatir dan was-was mencari dulu anak saya. Jangan-jangan yang dijadikan korban adalah anak saya awalnya seperti itu. Tapi setelah memastikan, saya melihat baju dan sandalnya beda dengan yang digunakan anak saya," ucapnya.

Ilyas mengungkapakan, meski anaknya berhasil lolos secara fisik, sang anak yang baru berusia 8 tahun ternyata mengalami trauma setelah melihat langsung teman sepermainannya diserang secara membabi buta oleh anjing tersebut.

"Sampai detik ini anak saya trauma. Karena dia melihat langsung posisi rekannya digigit. Semalem juga anak saya susah tidur."

"Saya tanya juga sering melamun. Mungkin shock karena melihat langsung rekannya digigit anjing sampai berdarah banyak," ujarnya.

Dengan kejadian tersebut, Ilyas berharap kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Dirinya meminta kepada pemilik anjing, khususnya jenis pitbull, lebih memperketat pengawasan terhadap hewan peliharaannya, sebab satu kelalaian dapat sangat berbahaya.

"Saya sangat khawatir karena anak saya pada saat kejadian itu lagi main dan korban. Jadi pada saat pertama kali keluar itu yang saya cari tuh anak saya mana. Takunya yang di serang anak saya karena dari postur tubuh agak-agak mirip," ucapnya.

"Pada saat anjing Pitbull peliharaan sedang dijemur, anjing tersebut terlepas dari patok pengikat."

"Kemudian masuk ke dalam area komplek," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (24/8/2026).(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.