Fredi Sabera Bangun Kembali Tim Putri Ipur dari Nol, Berbuah Kemenangan di DBL West Jakarta
Mochamad Dipa Anggara August 25, 2026 11:23 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah enam musim absen dari persaingan, tim putri SMA IPEKA Puri Indah Jakarta (Ipur) akhirnya kembali melantai di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta. 

Di balik kembalinya mereka, ada peran besar Fredi Sabera yang mendapat tantangan untuk menghidupkan kembali kultur basket putri di sekolah tersebut.

Perjalanan Fredi bersama tim putri Ipur dimulai ketika pihak sekolah memberikan tantangan kepadanya pada tahun lalu. Tanpa banyak pilihan pemain, ia menerima tugas tersebut dan mulai membangun tim dari awal.

"Saya terima challenge itu. Dari situ, saya mulai cari pemain. Saya juga enggak punya banyak pilihan, jadi tidak ada seleksi. Tinggal siapa yang mau komitmen waktu dan tenaga untuk datang latihan," ujar Fredi.

Pada awalnya, Fredi hanya memiliki 11 pemain. Jumlah tersebut kembali berkurang setelah Alethea Nicole, yang sebelumnya tampil bersama tim basket di AZA 3X3 Competition 2025 West Jakarta, memilih bergabung dengan tim dance.

Fredi pun kembali mencari satu pemain untuk melengkapi roster menjadi 12 orang.

Setelah skuad terbentuk, tantangan berikutnya muncul. Para pemain memiliki kesibukan masing-masing, sementara SMA IPEKA Puri Indah juga memiliki tuntutan akademik yang cukup kuat.

Fredi mendapat bantuan Audrey Sutrisno yang berperan sebagai asisten pelatih. Salah satu tugas penting Audrey adalah membantu mengatur jadwal latihan agar tetap dapat menyesuaikan dengan aktivitas para pemain.

Persiapan menuju DBL West Jakarta 2026 juga berlangsung dalam waktu yang relatif singkat. Fredi bahkan masih harus menangani tim putra sehingga latihan tim putri hanya dapat dilakukan sekitar satu hingga dua kali dalam sepekan.

"Kita persiapannya mepet, bisa dibilang hampir dekat pendaftaran DBL West Jakarta 2026 dibuka. Saya juga masih harus melatih tim putra, jadi kita juga cuma latihan seminggu sekali atau dua kali," jelasnya.

Dengan waktu latihan yang terbatas, Fredi memilih pendekatan sederhana.

Ia tidak ingin pemain langsung dibebani dengan sistem permainan yang terlalu rumit.

Baginya, hal paling penting pada tahap awal adalah memastikan seluruh pemain memiliki komitmen terhadap proses latihan.

Konsistensi menjadi fondasi yang harus dibangun sebelum masuk ke aspek permainan yang lebih kompleks.

Menariknya, Fredi juga sempat menyimpan informasi mengenai status waiting list pendaftaran DBL West Jakarta 2026 dari para pemainnya.

SMA IPEKA Puri Indah harus menunggu proses verifikasi karena berstatus sebagai sekolah nonprioritas.

Fredi sengaja tidak langsung memberi tahu kondisi tersebut karena khawatir para pemain kehilangan motivasi dan berhenti berlatih.

"Waktu kita masih nunggu pengumuman waiting list, pokoknya saya terus push agar mereka siapkan semua persyaratan. Saya enggak kasih tahu kalau kita masih nunggu pengumuman karena kalau dikasih tahu takutnya tim ini bubar," ungkapnya.

Setelah kepastian diberikan, para pemain akhirnya mengetahui bahwa mereka memang sempat berada dalam daftar tunggu.

Namun, pada titik tersebut mereka sudah terlanjur membangun komitmen dan tidak memiliki alasan untuk berhenti mempersiapkan diri.

Kerja keras tersebut akhirnya terbayar ketika Ipur menjalani pertandingan perdana di GOR Grogol, Jakarta Barat.

Mereka berhasil mengalahkan MAN 10 Jakarta dengan skor 23-16 pada Minggu (23/8/2026).

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Fredi. Ia sejak awal memang tidak memasang target berlebihan.

Baginya, kemenangan perdana diperlukan untuk membangun kepercayaan diri pemain sekaligus menumbuhkan motivasi agar mereka kembali tampil pada musim berikutnya.

"Keinginan saya tuh harus dapat kemenangan di game ini supaya semangat mereka ada buat DBL tahun depan. Bagaimana pun, ngerasain sebuah kemenangan pasti akan berimbas ke anak-anak untuk memacu diri lagi. Untuk pertandingan berikutnya, menang atau kalah bisa dilihat di lapangan nanti," tutup Fredi.

Kembalinya Ipur ke DBL West Jakarta bukan sekadar tentang satu pertandingan.

Bagi Fredi, kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kembali fondasi basket putri Ipur setelah melewati enam musim tanpa tampil di kompetisi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.