WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim putri SMA Dian Harapan Jakarta atau Zebaoth berhasil mencatatkan kemenangan penting dalam laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta.
Mereka sukses menundukkan juara musim sebelumnya, SMAN 78 Jakarta, dengan skor 19-8, Senin, (24/8/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang pembalasan bagi Zebaoth setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari SMAN 78 Jakarta pada musim 2024.
Seusai pertandingan, para pemain Zebaoth pun menyambut hasil positif tersebut dengan penuh rasa syukur.
Kepala Pelatih Zebaoth Erik Nofian Chandra, mengungkapkan bahwa anak asuhnya sempat merasa gugup sebelum pertandingan.
Nama besar SMAN 78 Jakarta sebagai juara bertahan menjadi salah satu faktor yang membuat para pemainnya kurang percaya diri.
Namun, Erik berusaha menenangkan timnya dengan meminta para pemain untuk fokus menampilkan permainan terbaik tanpa terlalu memikirkan hasil akhir.
Menurutnya, menjalankan strategi dan tetap disiplin selama pertandingan menjadi hal yang lebih penting.
“Anak-anak sempat takut dan grogi, tapi itu wajar. Saya minta mereka untuk lupakan dan main maksimal saja. Masalah hasil, bisa dilihat nanti karena yang penting harus disiplin selama di lapangan,” ujar Erik.
Bagi Erik, kedisiplinan menjadi salah satu dasar utama permainan Zebaoth.
Ia menilai konsistensi dalam menjalankan instruksi dapat membantu tim menciptakan lebih banyak peluang untuk menghasilkan poin.
Nilai tersebut tidak hanya diterapkan ketika pertandingan berlangsung. Erik mengatakan budaya disiplin telah dibangun sejak masa persiapan.
Salah satunya melalui kebiasaan latihan pada waktu subuh.
Menurutnya, para pemain Zebaoth rutin menjalani latihan pada Jumat pagi mulai pukul 05.30 hingga 07.00 WIB.
Setelah latihan selesai, mereka melanjutkan aktivitas dengan bersiap dan mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
“Ada satu hal yang saya paling respect adalah mereka mau latihan subuh. Itu memang sudah menjadi kultur di tim basket Dian Harapan untuk belajar disiplin. Ketika mereka disiplin, pasti ada hasil positif yang menunggu,” jelasnya.
Meski demikian, perjalanan Erik dalam menangani tim putri juga memiliki tantangan tersendiri.
Ia mengaku harus memahami kondisi dan karakter setiap pemain, termasuk memperhatikan aktivitas akademik serta kondisi kesehatan mereka.
Erik menilai pendekatan kepada tim putri membutuhkan perhatian lebih karena setiap pemain memiliki kebutuhan dan situasi yang berbeda.
Hal tersebut menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai pelatih dalam menjaga kesiapan tim.
Ke depan, Erik berharap kerja keras para pemain Zebaoth dapat membawa mereka melangkah sejauh mungkin hingga partai puncak.
Namun, ia menegaskan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya tujuan yang ingin dicapai.
Ia ingin para pemain tetap memberikan usaha terbaik dan menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran, apa pun hasil yang nantinya diraih.
“Yang penting, berusaha keras dan berserah sama Tuhan. Kita harus usaha maksimal. Kalau dikasih Tuhan untuk juara, saya senang banget. Kalau tidak, kita bisa belajar lagi,” tutup Erik.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri akan digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Selain kompetisi basket, rangkaian musim ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 bertema “100 persen Indonesia”.
Para student-athlete terbaik dari berbagai kota nantinya juga berkesempatan mengikuti seleksi menuju DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Sementara itu, pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sedangkan laga final juga ditayangkan melalui kanal YouTube Good Day ID.