Angkot Kabupaten Biang Macet Kota Bogor, Dedie Rachim Minta Tolong Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Ardhi Sanjaya August 25, 2026 12:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Dedie Rachim meminta tolong kepada Gubernur Jawa Barat Dedie Mulyadi atau KDM untuk ikut menata angkutan kota (angkot) Kabupaten yang masuk ke Kota Bogor.

Angkot itu dinilai menambah kemacetan di Kota Bogor dan kondisinya sudah tidak layak.

Sehingga, dikhawatirkan bisa membahayakan keselamatan penumpang.

"Bebannya bukan hanya di kita saja tapi di Provinsi juga. Saya minta ke Pak gubernur tolong, ini angkot-angkot yang sudah tidak layak dari kabupaten bogor masuk kota jumlahnya luar biasa," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor, Senin (24/8/2026).

Angkot dari Kabupaten Bogor yang masuk ke Kota Bogor sendiri tercatat di kisaran 7.000-8.000 unit.

Setiap harinya sopir melintasi jalan Kota Bogor.

Angkot itu nantinya berbarengan mengaspal dengan angkot Kota Bogor yang juga jumlahnya sangat banyak.

"Akhirnya arus lalu lintas kita (Kota Bogor) tambal sulam," ujarnya.

Kota Bogor sendiri saat ini sedang melakukan penataan angkot terutama angkot tua yang berusia di atas 20 tahun.

Angkot itu ditilang dan langsung dipilok oleh Petugas Dishub.

Saat ini dari target 1.780 unit, baru 886 unit yang sudah ditilang.

Dedie Rachim juga saat ini sudah mencabut sementara izin peremajaan bagi angkot tua.

Dishub diminta untuk lebih tegas melakukan penilangan.

"Nantinya selain angkot, mobil L300 yang dari Cianjur, Sukabumi yang masuk ke kita akan kita tertibkan," tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.