Perumda Tirta Patriot Campur Air Kali Bekasi dengan Air Kalimalang demi Pasokan Air Bersih
Joseph Wesly August 25, 2026 12:50 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, KOTA BEKASI- Pencemaran Kali Bekasi berdampak langsung terhadap proses pengolahan air baku di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Teluk Buyung.

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi mengatakan, Kali Bekasi selama ini menjadi satu-satunya sumber air baku untuk pengolahan di SPAM Teluk Buyung.

SPAM Teluk Buyung memiliki kapasitas pengolahan sekitar 550 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Kecamatan Bekasi Utara, Medan Satria, dan Bekasi Barat.

"Sudah pasti berdampak kepada pengolahan kami di SPAM Teluk Buyung. Karena Kali Bekasi itu menjadi satu-satunya sumber air baku untuk pengolahan di SPAM Teluk Buyung, yang kapasitasnya kurang lebih 550 liter per detik untuk melayani wilayah Kecamatan Bekasi Utara, Medan Satria, dan Bekasi Barat," kata Ali, Selasa (25/8/2026).

Air Kalimalang Dicampur dengan Air Kali Bekasi

Mengantisipasi kondisi air baku Kali Bekasi yang tercemar, Perumda Tirta Patriot berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II dan PSDA Jawa Barat melalui instruksi Wali Kota Bekasi.

Hasil koordinasi tersebut membuat PJT II membuka pintu Kalimalang yang mengarah ke Palanta untuk menambah pasokan air.

Air dari Kalimalang kemudian dicampur dengan air dari Bendung Nowo sebelum masuk ke proses pengolahan.

Baca juga: Kali Bekasi Diduga Kembali Tercemar, KLH dan DLH Kolaborasi Lakukan Pengecekan

Baca juga: Imbas Pencemaran Kali Bekasi, 4 Perusahaan Laundry di Kabupaten Bogor Disegel KLH

Baca juga: Lagi dan Lagi, Air Kali Bekasi di Bendung Bekasi Timur Berwarna Hitam hingga Berbusa

"Jadi alhamdulillah, ada pencampuran. Kalau kondisi air hitam dan segala macam, PJT II mengalirkan sekitar 2,5 sampai 3 kubik. Tapi tentatif, tergantung kebutuhan pada saat air hitam pekat," jelasnya.

Ali mengatakan, langkah tersebut dilakukan karena debit air di Bendung Nowo kerap diturunkan. Padahal, kebutuhan ideal untuk melayani sejumlah SPAM mencapai minimal 5,5 kubik.

SPAM yang membutuhkan pasokan tersebut di antaranya Teluk Buyung, Pondok Ungu, serta wilayah Kabupaten Bekasi.

Saat kondisi Kali Bekasi di Palanta tercemar, PJT II membuka pengaliran dari Kalimalang.

Air Kalimalang yang masuk sekitar 2,5 hingga 3 kubik kemudian dicampur dengan air dari Bendung Nowo yang berada di kisaran 3 hingga 4 kubik.

"Kalimalang masuk sekitar 2,5 sampai 3 kubik, kemudian Nowo sekitar 3 atau 4 kubik. Jadi dicampur," tuturnya.

Empat Perusahaan Laundry Disegel

Sementara itu, penanganan dugaan pencemaran Kali Bekasi terus dilakukan setelah kondisi air sungai kembali berubah menjadi hitam dan berbusa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih mengatakan, penanganan dugaan pencemaran dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Terbaru, KLH menyegel empat perusahaan jasa laundry yang merupakan bagian dari kegiatan industri tekstil di wilayah Kabupaten Bogor.

Penyegelan dilakukan pada Selasa (18/8/2026).

"18 Agustus 2026 penyegelan terhadap empat perusahaan jasa laundry atau bagian dari kegiatan industri tekstil semuanya di wilayah Kabupaten Bogor yang memiliki potensi pencemaran air," kata Kiswatiningsih, Kamis (20/8/2026).

Setelah penyegelan, pengawasan lebih dalam terhadap empat perusahaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Agustus 2026.

Sebelum penyegelan, DLH Kota Bekasi juga melakukan koordinasi dengan Direktorat Penegakan Hukum dan Direktorat AMDAL.

Data dan laporan terkait perusahaan yang berpotensi mencemari lingkungan turut dikumpulkan.

Tim pengawas kemudian mengumpulkan data dan informasi serta mengambil sampel air limbah di sejumlah titik.

Pada 12-15 Agustus 2026, tim pengawas melakukan pengumpulan data dan informasi serta pengambilan sampel air limbah di bagian hulu dan hilir Sungai Cileungsi serta saluran pembuangan empat perusahaan.

"Selanjutnya pada 18 Agustus 2026 dilakukan penyegelan terhadap empat perusahaan jasa laundry yang merupakan bagian dari kegiatan industri tekstil," tuturnya. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.