TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi Zevanya Valentine Mumu, masa kuliah bukan sekadar tentang datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, menyelesaikan tugas, lalu pulang.
Mahasiswi Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara (Sulut) itu justru melihat masa muda sebagai waktu untuk memperluas pengalaman.
Perempuan yang akrab disapa Anya tersebut senang mencoba berbagai hal baru.
Baginya, setiap kesempatan yang datang bisa menjadi ruang untuk belajar, meski dimulai dari pekerjaan atau aktivitas sederhana.
Keinginan untuk mandiri bahkan sudah tumbuh sejak Anya menyelesaikan pendidikan SMA.
Sambil menunggu pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), ia memilih mengisi waktu dengan bekerja di sebuah rumah makan dan catering.
Pekerjaan itu hanya berlangsung sekitar dua minggu.
Namun, dari pengalaman singkat tersebut, Anya mulai mengenal bagaimana rasanya memegang tanggung jawab dan menjalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh.
"Di sana saya belajar mengenai tanggung jawab dan bagaimana menjalankan pekerjaan dengan baik," kata Anya kepada Tribun Manado, Senin (24/8/2026).
Pengalaman pertama itu kemudian tidak berhenti begitu saja.
Ketika sudah menjadi mahasiswa, Anya tetap mencari aktivitas yang bisa memberinya pengalaman baru.
Saat memasuki masa libur semester, ia kembali bekerja, kali ini sebagai kasir di sebuah toko.
Berinteraksi dengan pelanggan membuatnya belajar menghadapi berbagai karakter dan situasi.
Ia juga mulai memahami bahwa kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Anya, pengalaman bekerja tidak hanya soal mendapatkan penghasilan.
Ada pelajaran tentang disiplin, tanggung jawab, komunikasi, hingga bagaimana menyelesaikan persoalan ketika berhadapan dengan kondisi yang tidak selalu sesuai harapan.
Rasa ingin tahunya kemudian membawanya mencoba bidang lain.
Saat duduk di semester 3, Anya terjun ke dunia wedding organizer (WO).
Pekerjaan tersebut memberinya pengalaman berbeda dibandingkan pekerjaan sebelumnya.
Di dunia WO, ia harus bekerja bersama tim, berkomunikasi dengan banyak orang, memperhatikan detail, sekaligus siap menghadapi perubahan situasi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Saya belajar bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan banyak orang, bekerja secara teliti hingga menghadapi situasi yang terkadang tidak bisa diprediksi," ujarnya.
Berbagai pengalaman tersebut berjalan beriringan dengan aktivitas utamanya sebagai mahasiswa Ilmu Keperawatan.
Di tengah kesibukan kuliah dan pekerjaan, Anya juga mendapatkan kesempatan yang menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan mudanya.
Pada semester 5, ia terpilih sebagai Putri Keperawatan 2025.
Bagi Anya, pencapaian itu bukan hanya tentang sebuah gelar.
Ada proses yang membuatnya semakin berani menunjukkan kemampuan dan keluar dari rasa ragu terhadap diri sendiri.
Menjadi Putri Keperawatan membuatnya mendapat ruang untuk mengasah kemampuan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus belajar membawa tanggung jawab ketika berada di tengah banyak orang.
Kini, Anya telah memasuki semester 7.
Berbagai aktivitas yang pernah dijalaninya membuatnya melihat masa kuliah dari sudut pandang yang berbeda.
Ia menyadari bahwa pengalaman tidak selalu harus datang dari sesuatu yang besar atau spektakuler.
Terkadang, pengalaman justru tumbuh dari keberanian untuk menerima kesempatan kecil.
Bekerja selama beberapa minggu, menjadi kasir, terlibat dalam wedding organizer, hingga mengikuti ajang Putri Keperawatan, semuanya meninggalkan pelajaran masing-masing.
Anya memilih untuk tidak hanya menunggu kesempatan datang.
Ia ingin bergerak, mencoba, kemudian belajar dari setiap proses yang dilewati.
"Saya ingin terus menjadi pribadi yang aktif, mandiri, dan terbuka terhadap berbagai kesempatan," ungkapnya.
Keinginan tersebut menjadi bagian dari cara Anya mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia percaya, apa yang dilakukan dan dipelajari hari ini akan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Bagi Anya, masa muda bukan tentang harus selalu menghasilkan sesuatu yang besar.
Yang terpenting adalah berani melangkah, tidak takut mencoba, dan mau mengambil pelajaran dari setiap pengalaman.
Prinsip itu pula yang ia pegang melalui kutipan favoritnya dari Kolose 3:23:
"Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."
Nama lengkap: Zevanya Valentine Mumu
Nama panggilan: Anya
Tempat, tanggal lahir: Langowan, 14 Februari 2006
Hobi: Menonton Drakor
Pendidikan: Jurusan Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado - Semester 7
Instagram: @z_vlt. (Tribunmanado.co.id/pet)