Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Meski keluarga Affan Kurniawan mengimbau agar tidak digelar peringatan kematian yang menginjak satu tahun, para pengemudi ojek online (ojol) di Solo, Jawa Tengah tetap berencana mengadakan doa bersama untuk almarhum.
Sebagai informasi, Affan Kurniawan adalah driver ojol yang meninggal dunia karena dilindas mobil rantis milik Brimob di Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus penghormatan dari sesama pengemudi ojol yang merasa kehilangan atas tragedi yang menimpa Affan.
Ketua Umum Garda Soloraya Ramadhan Bambang Wijanarko mengatakan, doa bersama akan digelar di Plaza Balai Kota Solo pada Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, imbauan dari keluarga merupakan bentuk penghormatan dari pihak orang tua, sementara para pengemudi ojol juga merasa memiliki hak untuk mendoakan rekan mereka.
“Kita positif aja. Kalau dari pihak keluarga Affan menghimbau untuk tidak melakukan acara doa bersama itu hanya beliau orang tua Mas Affan. Akan tetapi, kita sebagai saudara, ya saudara sesama ojol, kita juga punya hak untuk memberikan doa yang terbaik untuk almarhum Affan Kurniawan,” ungkapnya.
Ramadhan menegaskan, kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengesampingkan keinginan keluarga.
Para pengemudi ojol hanya ingin menyampaikan doa terbaik sekaligus mengenang Affan sebagai sesama pekerja di jalan.
“Jadi itu tidak jadi masalah. Kita melakukan kegiatan doa bersama ini. Tujuannya satu, memberikan doa yang terbaik untuk saudara kami almarhum Affan,” jelasnya.
Selain mendoakan Affan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para pengemudi ojol untuk menyampaikan harapan agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.
Baca juga: Penyebab Kebakaran Workshop Sofa di Solo, Diduga karena Kecelakaan Kerja
Ramadhan mengatakan, para pengemudi ojol masih terpukul dengan peristiwa yang menimpa Affan.
“Garda Solo Raya itu berharap ini yang pertama dan terakhir. Jangan sampai terulang kembali peristiwa seperti ini. Kami sebagai saudara ojol sangat terpukul dan kami hanya bisa memberikan doa yang terbaik untuk almarhum Affan. Jadi jangan sampai terulang kembali peristiwa Affan-Affan yang lain,” ungkapnya.
Doa bersama tersebut akan dilanjutkan dengan renungan singkat.
Ramadhan menyebut sedikitnya 150 anggota Garda Soloraya akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pengemudi ojol di luar serikat juga dimungkinkan ikut bergabung.
“Kita menjamin bahwa kegiatan hari besok itu insya Allah kondusif. Kita juga sudah koordinasi dengan Polri dan juga dari TNI dan dari pemkot. Insya Allah mereka mensupport,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan akan berlangsung sederhana dengan doa bersama sebagai agenda utama, kemudian dilanjutkan renungan sebelum acara ditutup. (*)