Soroti Lonjakan Harga Gas Melon 3 Kg di Aceh Tengah, Haji Uma Minta Pemerintah Turun Tangan
Mawaddatul Husna August 25, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Anggota DPD RI, H Sudirman atau Haji Uma memberikan tanggapan terkait persoalan kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram (kg) yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Akhir-akhir ini, kondisi tersebut kerap dikeluhkan oleh masyarakat akibat harga jual di tingkat kios-kios eceran melambung tinggi.

Harga elpiji 3 kg tersebut dijual mencapai Rp 30.000 hingga Rp 35.000 lebih per tabung jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Warga mengeluhkan harga yang tinggi ini, sementara itu di pangkalan sendiri sering terjadi kekosongan gas.

Menanggapi hal tersebut, Haji Uma menilai kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran perlu ditelusuri melalui pembenahan mekanisme distribusi yang dilakukan oleh pangkalan. 

Menurutnya, gas elpiji bersubsidi 3 kg secara jelas diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu dengan berpedoman pada akurasi data penduduk, seperti kepemilikan KTP. 

Kesalahan dalam pendistribusian dikhawatirkan dapat menggerus volume subsidi yang seharusnya tepat sasaran.

"Kelangkaan itu kan bisa ditelusuri beberapa hal, di sana juga ada mekanisme bagaimana distribusi yang dilakukan oleh pangkalan.

Aturan internal mereka, gas subsidi yang 3 kilogram itu peruntukannya sudah jelas untuk masyarakat yang tidak mampu," ujar Haji Uma.

Pemerintah Harus Turun Tangan

Terkait lonjakan harga di tingkat eceran, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan berperan penting dalam menetapkan standardisasi harga. 

Pangkalan sebenarnya telah memiliki kisaran harga resmi yang ditentukan oleh pemerintah, dan pergeseran harga wajar umumnya hanya ditoleransi untuk biaya transportasi pengangkutan.

Kendati demikian, Haji Uma menegaskan bahwa jika harganya sudah sangat jauh melampaui ketentuan yang wajar, pemerintah harus turun tangan. 

Pemerintah daerah perlu hadir untuk melakukan sterilisasi, penertiban, serta keseragaman harga agar tidak merugikan masyarakat. (*)

Baca juga: Buka Pacuan Kuda HUT ke-81 RI, Wabup Aceh Tengah Tekankan Bersih dari Judi dan Pungli

Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Salurkan Bantuan Bagi Keluarga Korban Kebakaran di Kampung Gemboyah

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini di Aceh Tengah, BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.