Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai telah rampung dan dijadwalkan akan diresmikan besok, Rabu (26/8/2026). Namun demikian, kepastian jadwal itu masih menunggu koordinasi terkait agenda Presiden Prabowo Subianto.
VP Corporate Secretary Jakpro, Muhamad Alfin Rinaldyansyah, mengatakan hingga saat pihaknya masih terus menjalankan persiapan untuk peresmian proyek tersebut esok hari. Sementara menyangkut agenda presiden, dikoordinasikan langsung dengan Pemprov DKI Jakarta.
"Sampai pagi ini kami dari Jakpro masih terus untuk mempersiapkan peresmian besok. Untuk jadwal Presiden dikoordinasikan langsung oleh protokol Pemprov ke pihak istana," kata Alfin, kepada detikcom, Selasa (25/8).
Alfin menambahkan, operasional kereta akan dimulai setelah peresmian. Dengan demikian, apabila besok LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai ini diresmikan, bisa langsung dioperasikan.
"Prinsipnya operasi dimulai setelah diresmikan." ujarnya.
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer (km) dan akan melayani 11 stasiun. Trainset LRT Jakarta terdiri dari dua gerbong dengan kapasitas sekitar 270 penumpang.
Rencana awal kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian proyek baru ini mulanya diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Pihaknya mengusulkan agar peresmian dilaksanakan pada 26 Agustus 2026.
Pramono menyebut Presiden saat ini tengah menangani sejumlah persoalan nasional, termasuk bencana kebakaran hutan dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Mengenai peresmiannya, kami mengusulkan tanggal 26 Agustus. Waktunya tentunya mengikuti jadwal Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Pramono saat mengecek kesiapan LRT Jakarta di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (24/8).
Ia juga memastikan bahwa pembangunan proyek ini telah rampung 100%. Sementara menyangkut tarif, akan diberlakukan flat Rp 5.000 per perjalanan sampai dengan bulan Oktober 2026.





