TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, memastikan kesiapan penuh untuk menggelar perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang rencananya digelar 27-30 Agustus 2026.
Seluruh persiapan teknis maupun sarana pendukung penyelenggaraan forum tertinggi NU tersebut telah mencapai 100 persen.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, menegaskan bahwa kesiapan fisik maupun fasilitas di pesantrennya tidak lagi menjadi kendala.
“Persiapan sudah 100 persen. Kami siap melaksanakan Muktamar,” kata Gus Rozaq, Selasa (25/8/2026).
Menurut Gus Rozaq, berbagai kebutuhan penyelenggaraan telah dipersiapkan sejak jauh hari.
Dengan rampungnya seluruh fasilitas, pihak Bahrul Ulum kini berada dalam posisi siap menyambut para peserta dan menunggu pelaksanaan Muktamar yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
Kendati kesiapan di Tambakberas telah paripurna, Gus Rozaq mengungkapkan bahwa koordinasi dari panitia pusat PBNU, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC), belum kembali dilakukan setelah tanggal 20 Agustus 2026.
Di tengah kesiapan matang pihak Tambakberas, dinamika mengenai lokasi pelaksanaan justru mengemuka menjelang H-2 agenda akbar tersebut.
Pada Selasa (25/8/2026) siang, Ketua Organizing Committee (OC) sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), disebut menggelar pertemuan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, yang memunculkan wacana penjajakan alternatif pemindahan venue.
Namun, PBNU belum memberikan pernyataan resmi mengenai hasil pertemuan di Asrama Haji Sukolilo maupun kepastian akhir terkait lokasi Muktamar.
Meski dinamika lokasi terus bergulir, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menegaskan tetap berdiri pada posisi siap sepenuhnya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. (*)