Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Persija Jakarta harus mengambil keputusan sulit menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Setelah tiga musim menjadi bagian penting dari lini depan Macan Kemayoran, Gustavo Almeida resmi tidak lagi berseragam Persija.
Perpisahan tersebut terjadi berdasarkan kesepakatan bersama.
Meski harus melepas salah satu penyerang andalannya, Persija tetap menghargai kontribusi besar yang telah diberikan Gustavo selama membela klub ibu kota.
Tiga musim bersama Persija menjadi perjalanan yang cukup produktif bagi penyerang asal Brasil tersebut. Gustavo tercatat mengemas 31 gol dari 55 penampilan di kompetisi Liga 1 maupun Super League.
Catatan tersebut menjadi bukti betapa pentingnya peran Gustavo di lini depan Persija, meski perjalanannya bersama Macan Kemayoran beberapa kali terganggu cedera.
Pada musim debutnya, yakni putaran kedua Liga 1 2023/2024, Gustavo baru mencatatkan tujuh penampilan dengan torehan dua gol.
Cedera panjang membuatnya tidak bisa tampil secara maksimal dan hanya mampu menjalani dua pertandingan.
Situasi berbeda terjadi pada Super League 2024/2025. Kondisi Gustavo membaik dan menit bermainnya meningkat.
Ia tampil dalam 28 pertandingan dan berhasil mencetak 18 gol serta satu assist.
Produktivitas tersebut menjadi salah satu catatan terbaik Gustavo selama berseragam Persija.
Ketajamannya di depan gawang membuatnya menjadi salah satu tumpuan utama Macan Kemayoran.
Musim berikutnya, Gustavo kembali menunjukkan naluri mencetak golnya. Dari 20 pertandingan Super League 2025/2026, ia berhasil membukukan 11 gol dan satu assist.
Namun, lagi-lagi cedera menjadi penghalang bagi Gustavo untuk tampil penuh sepanjang musim.
Kini, setelah tiga musim melewati suka dan duka bersama Persija, perjalanan Gustavo di ibu kota akhirnya harus berakhir.
Manajer Persija, Marsda TNI (Purn.) Ardhi Tjahjoko, mengakui keputusan tersebut tidak mudah diambil.
Kualitas dan kontribusi Gustavo menjadi pertimbangan utama sebelum kedua pihak akhirnya sepakat untuk berpisah.
“Keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang sangat matang. Kami semua tahu kualitas Gustavo sehingga sebenarnya sulit untuk melepasnya,” kata Ardhi.
Persija juga memberikan apresiasi atas dedikasi Gustavo selama memperkuat Macan Kemayoran.
Klub berharap sang pemain tetap mampu menunjukkan performa terbaik bersama tim barunya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Gustavo selama berseragam Persija, dan semoga terus menunjukkan kualitas terbaik di tim barunya,” lanjut Ardhi.
Kepergian Gustavo sekaligus membuat komposisi lini depan Persija mengalami perubahan.
Saat ini, Macan Kemayoran memiliki tiga striker, yakni Alexander Jeremejeff, Eksel Runtukahu, dan Agi Firmansyah.
Persija pun harus segera menemukan formula baru untuk menjaga ketajaman lini depan menyambut Super League 2026/2027.