Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Soetrisno Laiskodat, turun langsung menemui warga terdampak gempa di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam kunjungannya ke Desa Saga dan Wolomasi, Julie melihat langsung kondisi warga yang masih bertahan di tenda-tenda darurat yang dibangun secara mandiri.
Kunjungan tersebut tidak hanya untuk melihat kondisi pengungsian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Julie untuk duduk bersama warga, mendengarkan cerita, keluhan, serta kebutuhan mereka setelah bencana gempa.
“Di Desa Saga dan Wolomasi Kabupaten Ende, saya bertemu dengan saudara-saudara kita yang masih bertahan di tenda-tenda mandiri setelah gempa. Saya duduk, cerita dan dengar keluhan mereka,” kata Julie Laiskodat usai mengunjungi warga di Desa Saga, Minggu (23/8/2026).
Dari perbincangan dengan warga, Julie mengetahui sebagian masyarakat masih merasa takut untuk kembali ke rumah. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya keretakan pada sejumlah rumah serta gempa susulan yang masih terjadi.
Akibatnya, warga memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian mandiri meski harus menghadapi berbagai keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Julie mengatakan, kondisi warga di lokasi pengungsian membutuhkan perhatian bersama, terutama menyangkut kebutuhan dasar keluarga dan anak-anak.
“Saya duduk bersama warga, mendengarkan cerita mereka, melihat langsung kondisi tenda tempat keluarga beristirahat, serta berbincang dengan para orang tua tentang kebutuhan anak-anak mereka. Di tengah keterbatasan, makanan, selimut, alas tidur, dan obat-obatan menjadi kebutuhan yang sangat penting,” ujar Julie.
Dalam kunjungan tersebut, Julie juga membawa bantuan berupa ratusan paket sembako melalui gerakan NasDem Peduli. Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang masih bertahan di tenda pengungsian.
“Melalui NasDem Peduli, ratusan paket sembako kami salurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama masa pengungsian,” katanya.
Menurut Julie, bantuan bagi korban bencana tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan pangan. Kondisi kesehatan warga yang tinggal di tenda-tenda darurat juga harus menjadi perhatian, terlebih mereka masih menghadapi situasi pascabencana dan keterbatasan fasilitas.
“Perhatian terhadap kesehatan juga terus kami dorong agar warga tetap mendapatkan perlindungan dan perawatan yang mereka perlukan,” ujarnya.
Julie menegaskan, dalam situasi bencana masyarakat membutuhkan dukungan dan kehadiran berbagai pihak. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian menjadi kekuatan penting bagi warga untuk melewati masa sulit.
“Dalam keadaan seperti ini, kita harus hadir sebagai sesama anak bangsa. Gotong royong, kepedulian, dan kehadiran di tengah masyarakat menjadi kekuatan untuk melewati masa sulit,” kata Julie.
Kehadiran Julie di tengah warga Desa Saga mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menyampaikan terima kasih karena Julie datang secara langsung untuk melihat kondisi mereka sekaligus memberikan bantuan sembako.
Jemy, salah seorang warga Desa Saga, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga yang masih bertahan di tenda mandiri. “Terima kasih Bunda Julie yang sudah datang lihat kami di sini dan berikan sembako. Ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan di tenda mandiri,” kata Jemy.
Warga berharap kondisi pascabencana segera membaik dan rangkaian gempa susulan segera berakhir. Dengan demikian, mereka dapat kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sebelum bencana.
Kunjungan Julie Laiskodat menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap warga terdampak gempa di Ende yang hingga kini masih memilih bertahan di tenda mandiri karena khawatir terhadap kondisi rumah dan ancaman gempa susulan. (bet)