TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) atau 104 jiwa penyintas kebakaran di Desa Tideng Pale dan Desa Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara), menerima penyaluran bantuan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung tidak hanya memfokuskan bantuan berupa uang tunai, tetapi juga logistik dan paket kebutuhan dasar.
Bantuan diserahkan langsung Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, pada Senin (24/8/2026) sore di Pendopo Djaparudin, Jalan Inhutani, Tideng Pale.
Penyaluran ini ditujukan untuk memulihkan kebutuhan warga setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran pada Senin (17/8/2026) malam.
Selain mengucurkan bantuan dana tunai yang terkumpul sebesar Rp70.339.000, Pemkab Tana Tidung menyalurkan berbagai jenis bantuan non-tunai meliputi paket sembako, bahan pangan, pakaian layak pakai, hingga tenda dan perlengkapan harian lainnya.
"Memang ini jauh dari kata cukup, tetapi kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban dan menumbuhkan kembali semangat saudara-saudara kita yang terkena musibah," ujar Sabri.
Baca juga: 33 KK Penyintas Kebakaran Tana Tidung Terima Bantuan, 99 Persen Sudah Tersalurkan
Sabri mengungkapkan, beragam bantuan yang disalurkan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi yang dihimpun sejak 19 hingga 23 Agustus 2026.
Dukungan tak hanya datang dari warga lokal Tana Tidung, tetapi juga mengalir dari berbagai komunitas dan paguyuban di kabupaten/kota tetangga seperti Bulungan, Malinau, hingga Tarakan.
"Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh donatur serta masyarakat Kalimantan Utara khususnya yang telah berbagi dan menyisihkan hartanya untuk para korban kebakaran. Semoga ini semua menjadi amal jariyah," katanya.
Ia menegaskan, kolaborasi antara masyarakat, lembaga sosial, BUMN/BUMD, hingga pihak sekolah sangat membantu daerah dalam memenuhi kebutuhan logistik para korban yang beraneka ragam.
"Memang bantuan ini belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan seluruh warga terdampak. Namun, kami berharap bantuan ini dapat menumbuhkan kembali semangat dan rasa kebersamaan masyarakat," jelasnya.
Proses penghimpunan hingga distribusi bantuan fisik dan dana ini dikawal oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Tidung.
Berdasarkan pendataan resmi, penyaluran berbagai paket bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 99 persen warga terdampak hingga 23 Agustus 2026.
Sabri menyampaikan apresiasinya kepada jajaran lintas instansi yang sigap memastikan seluruh penyintas tidak hanya mendapatkan bantuan finansial, tetapi juga kebutuhan sandang dan pangan secara memadai selama masa tanggap darurat.
"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengakomodasi dan menangani kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat," ujarnya.
Ia berharap seluruh bantuan logistik maupun uang tunai yang diberikan dapat memulihkan kondisi kehidupan 104 jiwa korban kebakaran tersebut secara bertahap.
"Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah," pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti