Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemain FTV Lady Nayoan terlihat tegar saat mendampingi jenazah ibundanya, Rima Sania Pontoh, di rumah duka Adian Nasonang, Kecamatan Mustika, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/8/2026).
Di tengah suasana duka, Lady tampak memberikan penghormatan terakhir kepada sang ibunda.
Ia bahkan terlihat merapikan riasan wajah Rima yang telah terbujur kaku di dalam peti jenazah.
Bagi Lady, hal tersebut menjadi salah satu bentuk kasih sayang sekaligus bakti terakhir kepada perempuan yang telah membesarkan dan mendampinginya selama ini.
Istri Rendy Kjaernett itu mengaku memiliki begitu banyak kenangan bersama sang ibunda.
Berbagai nasihat yang diberikan Rima juga menjadi bekal berharga bagi Lady dalam menjalani kehidupan.
"Pasti banyak kenangannya ya selama ini. Banyaklah wejangan yang diberikan Mama selama ini ke aku," kata Lady Nayoan di rumah duka, Selasa (25/8/2026).
Lady juga mengungkapkan pesan yang pernah disampaikan sang ibunda beberapa bulan sebelum meninggal dunia.
Meski tidak ada pesan khusus yang disampaikan menjelang kepergiannya, Rima sempat menitipkan adik bungsu Lady, Goyan, untuk dijaga.
"Kalau pesan yang spesifik banget sih nggak, tapi beberapa bulan lalu pernah ngobrol, Mama titip adik yang kecil, si Goyan. Titip-titip karena dia (Goyan) yang selalu sama Mama kan. Kakak dan adik aku juga kebetulan belum menikah," tuturnya.
Lady bersyukur karena sejumlah keinginan ibundanya sebelum meninggal dunia dapat terwujud. Salah satunya adalah keinginan Rima untuk bertemu dengan ayah sambung Lady.
Menurut Lady, kondisi kesehatan sang ibunda memang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir. Mengetahui kondisi tersebut, ayah sambungnya kemudian datang dan mendampingi Rima.
"Jadi ayah sambung tahu kondisi Mama sudah menurun, ya akhirnya dia datang dan dampingi Mama. Itu aku bersyukur banget," ungkap Lady.
Di balik kesedihan yang dirasakannya, Lady mengaku justru mendapatkan ketenangan karena melihat sang ibunda seolah sudah mempersiapkan diri menghadapi kepergian.
Lady masih mengingat ucapan Rima yang membuatnya merasa lebih ikhlas.
"Mama sepertinya sudah siap. Dia bilang, 'Kalau Mama pulang, Mama pulangnya ke rumah Yesus'. Itu yang buat saya sangat tenang," ujar Lady.
Ucapan tersebut menjadi salah satu hal yang terus diingat Lady di tengah suasana duka. Ia pun berusaha menguatkan diri untuk mengantarkan sang ibunda ke tempat peristirahatan terakhir.
Jenazah Rima Sania Pontoh rencananya akan dimakamkan di sebuah pemakaman di kawasan Tambun, Bekasi, pada Kamis (27/8/2026).