Jasad Pria Terbakar 100 Persen di Bekasi, Polisi Sisir CCTV untuk Ungkap Identitas
Budi Sam Law Malau August 25, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI — Misteri jasad pria yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di Kampung Jati RT 4 RW 3, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai diselidiki polisi.

Hingga Selasa (25/8/2026), identitas korban belum diketahui.

Kondisinya mengenaskan karena bagian kepala, wajah, hingga seluruh tubuh korban terbakar hingga nyaris tak menyisakan petunjuk.

Kapolsek Tambun, Wuryanti, mengatakan polisi juga belum dapat memastikan apakah korban sengaja dibakar atau meninggal akibat peristiwa lain sebelum jasadnya terbakar.

"Terkait itu, jadi ini kita tidak bisa bilang itu dibakar atau tidak ya, jadi kami menemukan jenazah yang sudah terbakar kondisi 100 persen hangus, soal penyebabnya nanti masih dalam penyelidikan," kata Wuryanti saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Kondisi jasad yang rusak parah membuat proses identifikasi menjadi sulit.

Bahkan, pakaian yang masih melekat di tubuh korban ikut hangus sehingga tidak dapat membantu polisi mengungkap identitasnya.

"Untuk identitas seperti yang tadi disampaikan belum teridentifikasi karena kondisi korban yang sangat rusak, yang sudah terbakar hangus, kemudian juga tidak ditemukan identitas di tubuh korban, bahkan jejak tekstil bajunya pun sudah tidak tampak," jelasnya.

Baca juga: Kesaksian Warga saat Temukan Jasad Pria yang Dibakar di Tambun Selatan Bekasi

Untuk mengungkap identitas sekaligus penyebab kematian korban, jasad tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Dan perkembangannya saat ini, pagi tadi jenazah sudah kami kirimkan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk persiapan autopsi," ujar Wuryanti.

Polisi Sisir CCTV, Periksa Saksi

Penyelidikan tidak berhenti pada pemeriksaan jasad.

Polisi juga menyisir sejumlah kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Namun, hasil sementara belum menunjukkan adanya rekaman aktivitas yang mengarah ke lokasi tempat jasad ditemukan.

Polisi juga belum menemukan barang bukti lain yang dapat menjadi petunjuk penting di tempat kejadian perkara (TKP).

Sejauh ini, dua orang saksi telah diperiksa.

Keduanya merupakan warga yang berada di sekitar lokasi dan ikut membantu memadamkan api.

"Kalau CCTV kita sudah sisir di TKP, namun belum ada yang menunjukkan untuk ke lokasi itu," kata Wuryanti.

Warga Awalnya Curiga Lihat Asap Tak Kunjung Padam

Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan seorang warga bernama Tumiyem.

Saat itu, Tumiyem berada di rumah sambil menonton pertunjukan wayang kulit melalui YouTube.

Perhatiannya kemudian tertuju pada kepulan asap yang terus muncul dari sebuah lokasi di samping rumahnya.

Berbeda dengan titik lain yang apinya sudah padam, asap dari lokasi tersebut tak kunjung berhenti.

"Saya lihat itu asap di situ kok tidak berhenti-berhenti, cuma asap doang. Yang lain kan sudah padam nih, kok keluar asap terus, akhirnya saya samperin," kata Tumiyem di lokasi, Selasa (25/8/2026).

Khawatir api kembali membesar dan merambat ke rumah warga, Tumiyem kemudian mendatangi lokasi.

Ia bahkan meminta sejumlah remaja mengambil pacul untuk menggali bagian tanah yang masih mengeluarkan asap.

Tumiyem berniat memastikan bara api benar-benar padam.

"Eh sini bocah, sini, sini, sini! Mbah minta tolong anu galiin, ntar Mbah siramin ntar supaya padam tuh api sama baranya," ujarnya.

Namun, upaya sederhana untuk memadamkan bara itu justru membuka misteri yang jauh lebih mengerikan.

Saat bagian dasar kepulan asap dipacul, seorang remaja yang membantu Tumiyem tiba-tiba menemukan sesuatu yang menyerupai tubuh manusia.

"Begitu dipacul, wah mayat! Kena dengkulnya sudah putih," kata Tumiyem.

Tumiyem mengaku tidak mengenali korban.

Setelah menyadari bahwa yang ditemukan merupakan jasad manusia, aktivitas tersebut langsung dihentikan.

Tumiyem kemudian meminta bantuan Ketua RT, Ketua RW, dan warga sekitar.

Polisi tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB. Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans.

Api Disebut Membumbung hingga 4 Meter

Sebelum jasad ditemukan, Tumiyem mengaku sempat melihat kobaran api cukup besar di lokasi.

Menurut dia, api bahkan membumbung hingga sekitar empat meter dan membuat bagian daun pohon di dekatnya ikut gosong.

"Pokoknya saya judulnya mau memadamkan api aja tuh. Apinya kan ada loh segitu tuh 4 meter, sini 4 meter. Loh kok api kok 4 meter? 'Wah jangan-jangan bensin nih ya,' saya bilang gitu, 'jangan-jangan bensin," tuturnya.

Meski demikian, Tumiyem tidak mengetahui siapa yang menyalakan api maupun bagaimana jasad pria tersebut bisa berada di lokasi.

Kondisi itu membuat warga semakin bertanya-tanya.

Sebab, menurut Tumiyem, lokasi tersebut memang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah warga, tetapi pembakaran seperti yang terjadi dini hari itu bukan kebiasaan masyarakat setempat.

"Cuma ini tuh buat khusus warga RW aja buat buang-buang sampah, jadi bingung aja tiba-tiba ada pembakaran, karena tidak ada bakar-bakar sebelumnya juga enggak pernah," ujarnya.

Kini, misteri tersebut berada di tangan polisi. Hasil autopsi di RS Polri Kramat Jati diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai identitas korban sekaligus mengungkap penyebab kematiannya.

Tumiyem berharap penyelidikan segera menemukan titik terang sehingga korban dapat segera diketahui identitasnya dan dipertemukan dengan keluarganya.

"Harapannya mintanya selamat aja nih Kampung Jati. Biar tahu ketahuan ininya ya kenapanya, biar orang keluarganya biar ketemu sama keluarganya," harapnya.(m37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.