TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - TikTok LIVE menggelar Community Fest 2026 di Bangkok, Thailand, Selasa (25/8/2026).
Memasuki tahun ketiga, Community Fest tahun ini mengusung tema "Be Part of the Win".
Kegiatan tersebut mempertemukan kreator, penonton, dan mitra TikTok dari berbagai negara di Asia Tenggara serta Asia Tengah.
Creator Manager TikTok LIVE Thailand, Napattha Chavalitcheewingul, mengatakan keberhasilan kreator di TikTok LIVE tidak terlepas dari peran komunitas.
"Saya sangat senang menyambut kalian di TikTok Community Fest 2026. Dan hari ini, tema kami adalah 'Menjadi Bagian dari Kemenangan' (Be Part of the Win)," kata Napattha dalam jumpa pers di Iconsiam Hall, Bangkok, Thailand, Selasa (25/8/2026).
Baca juga: Cita Loka Fest 2026 Beri Apresiasi Pemda dengan Inovasi Juara
Menurutnya, interaksi antara kreator dan penonton menjadi salah satu kekuatan utama dalam siaran langsung.
"Di balik setiap kreator, ada komunitas yang hadir, berkomentar, menyemangati, berbagi, dan mengubah setiap momen siaran langsung menjadi sesuatu yang bermakna," ujarnya.
Berdasarkan data TikTok, lebih dari 95 juta kreator unik melakukan LIVE pada paruh pertama 2026.
Jumlah tersebut meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pada periode tersebut, lebih dari 40 juta orang juga disebut melakukan LIVE untuk pertama kalinya.
TikTok mencatat satu dari tiga kreator baru tersebut mendapatkan penghargaan pertama dalam waktu 30 hari.
Kreator yang melakukan LIVE berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari penyanyi, gamer, pedagang makanan kaki lima hingga pemandu wisata.
Pada kuartal kedua 2026, hampir setengah pengguna TikTok di kawasan Asia Tenggara dan Asia Tengah disebut menonton siaran LIVE setiap hari.
"Penonton tidak lagi hanya menjadi pengamat pasif, tetapi menjadi bagian dari percakapan. Komunitas telah menjadi aset paling penting dalam ekonomi kreator modern," kata Napattha.
Selain membangun komunitas, Community Fest 2026 juga menyoroti pemanfaatan TikTok LIVE untuk memperkenalkan budaya lokal.
Dalam kegiatan tersebut, para kreator mengikuti tur budaya di kawasan Song Wat, Bangkok.
Mereka berinteraksi dengan pelaku usaha lokal, mengeksplorasi kawasan bersejarah, dan membagikan pengalaman tersebut kepada penonton secara langsung.
TikTok LIVE juga menjalankan sejumlah program serupa di negara lain.
Di Thailand, TikTok LIVE bekerja sama dengan Tourism Authority of Thailand (TAT) untuk memperkenalkan perayaan Songkran kepada audiens global.
Sementara di Filipina, TikTok LIVE menggandeng Ayala Museum dan Ayala Foundation untuk memperkenalkan museum kepada masyarakat yang lebih luas.
Di Kazakhstan, TikTok LIVE memperkenalkan National Museum dan Almaty Museum of Arts melalui kampanye Museums Come Alive dan MuseumTok.
Di Indonesia, kolaborasi National Museum dengan POP MART menggabungkan warisan budaya dengan budaya pop modern.
Sedangkan di Vietnam, program Beauty Vietnam digelar bersama Vietnam Cultural Heritage Conservation Support Fund untuk memperkenalkan cerita dan identitas budaya dari sejumlah wilayah di Vietnam.
Community Fest 2026 turut menampilkan kreator dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Salah satunya Cesy (@cesynyam), kreator berusia 19 tahun yang disebut membangun komunitas lintas negara melalui TikTok LIVE.
Cesy juga dikenal memiliki kemampuan berbahasa Spanyol dan kepribadian yang ceria.
"Untuk mendeskripsikan komunitas live (siaran langsung) saya adalah incredible (luar biasa)," kata Cesy.
Selain Community Fest, TikTok LIVE juga memperluas Creator Academy untuk mendukung pengembangan kemampuan kreator.
Program tersebut mencakup enam workshop global yang dipimpin kreator sekaligus instruktur, termasuk kreator dari Asia Tenggara.
TikTok LIVE menyatakan berbagai program tersebut akan dilanjutkan hingga akhir 2026 meliputi penguatan hubungan kreator dan komunitas, eksplorasi budaya, serta edukasi melalui Creator Academy.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)