- Beroperasinya Tol Sibanceh (Sigli–Banda Aceh) mengubah arus perjalanan masyarakat dan berdampak pada sejumlah pelaku usaha di jalur lama. Namun, bagi Nasir (48), kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk mengembangkan usahanya.
Pemilik Warung Keripik dan Cafe Kutaraja Premium itu memindahkan usahanya dari kawasan Sare ke Padang Tiji pada 2025.
Berkat lokasi baru yang berada di pinggir Jalan Raya Medan–Banda Aceh, tepat sebelum pintu masuk Tol Padang Tiji, usahanya semakin ramai disinggahi pengendara.
Nasir mengatakan, sejak jalan tol beroperasi, jumlah pelanggan di Sare menurun drastis karena banyak kendaraan memilih melintas melalui tol.
Melihat perubahan tersebut, ia memutuskan membeli lahan di Padang Tiji pada April 2025 dan membangun tempat usaha yang lebih luas dengan area parkir yang nyaman.
Keputusan itu membuahkan hasil. Banyak kendaraan pribadi maupun rombongan wisatawan singgah untuk beristirahat, menikmati kopi, dan membeli oleh-oleh khas Aceh.
Warung Keripik dan Cafe Kutaraja Premium menyediakan berbagai produk, seperti keripik ubi, dodol, tape, aneka kue tradisional, dan camilan khas Aceh.
Di antara berbagai produk tersebut, keripik ubi tetap menjadi yang paling diminati.
Untuk memenuhi permintaan pasar, Nasir mengolah sekitar satu ton ubi setiap hari.
Bahan baku dan proses perendaman masih dilakukan di Sare karena dinilai menghasilkan tekstur keripik yang lebih renyah dan cita rasa yang tetap terjaga.
Selain keripik, tape juga menjadi salah satu produk favorit pelanggan. Menurut Susi (44), istri Nasir, tape masih diproses secara tradisional menggunakan air dari Sare untuk menjaga kualitas rasanya.
Lebih dari 20 orang bekerja di Warung Keripik dan Cafe Kutaraja Premium. Sebagian besar merupakan karyawan yang ikut pindah dari Sare.
Bagi Nasir, relokasi usaha bukan hanya untuk mempertahankan bisnis, tetapi juga memastikan para pekerjanya tetap memiliki mata pencaharian.
Perkembangan usaha oleh-oleh di Padang Tiji juga semakin terlihat dengan bertambahnya toko dan warung yang menjual keripik serta produk khas Aceh di sepanjang Jalan Raya Medan–Banda Aceh.
Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai jalur lintasan biasa berkembang menjadi salah satu titik persinggahan bagi para pengendara.
Di tengah perubahan arus lalu lintas akibat beroperasinya Tol Sibanceh, Warung Keripik dan Cafe Kutaraja Premium menjadi salah satu contoh pelaku usaha yang mampu beradaptasi dengan memanfaatkan peluang di lokasi baru, sekaligus mempertahankan kualitas produk dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. (*)
Program: Local Experience
Editor : Magang Ayu Ariana Lailatul Khotimah
#TolSibanceh #Sibanceh #BandaAceh #Sigli #PadangTiji #UsahaOlehOleh #OlehOlehAceh #KeripikAceh #KulinerAceh #UMKMAceh #EkonomiAceh #WarungKutaraja #CafeKutaraja