Polisi Selidiki Penyebab Kematian Bayi yang Ditemukan di Sungai Tanjungkarang Timur
taryono August 26, 2026 10:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polisi menyelidiki penyebab kematian bayi laki-laki yang ditemukan di aliran sungai kecil di perbatasan Kelurahan Tanjung Agung dan Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Senin (24/8/2026).

Baca juga: Angin Kencang Bikin Api Cepat Merambat, 3 Hektare Lahan di Kemiling Terbakar

Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Toni Apriadi mengatakan, jasad bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB dan kini masih dalam penanganan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung.

"Untuk penyebab meninggalnya korban belum diketahui secara pasti dan masih dalam penanganan Inafis Polresta Bandar Lampung," kata Toni.

Toni menjelaskan, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan di aliran sungai kecil yang berada di wilayah perbatasan Kelurahan Tanjung Agung dengan Kelurahan Sawah Brebes.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh dua pelajar, Fatir dan Natan, saat keduanya dalam perjalanan pulang sekolah.

Keduanya melihat tubuh bayi dalam posisi miring dan tertumpuk sampah di aliran sungai. 

Mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi dan menghubungi Tim Inafis Polresta Bandar Lampung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jasad bayi kemudian dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, identitas bayi tersebut juga belum diketahui. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Sementara itu, Camat Tanjungkarang Timur Dedi Saputra membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.

Dedi mengatakan, pihak kecamatan bersama unsur terkait telah mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

"Benar, ada penemuan jenazah bayi laki-laki di wilayah Kecamatan Tanjungkarang Timur. Kami turut berduka cita atas kejadian ini," ujar Dedi, Selasa (25/8/2026).

Ia berharap proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian dapat segera mengungkap identitas bayi dan penyebab kematiannya.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.