Identitas 3 Wisatawan yang Hilang di Pantai Karangpapak Garut, Proses Pencarian Masih Berlangsung
Febri Prasetyo August 26, 2026 10:22 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Tiga wisatawan dinyatakan hilang tenggelam setelah terseret arus di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.

Insiden tersebut bertepatan dengan hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad sehingga kondisi pantai ramai.

Pantai Karangpapak merupakan salah satu objek wisata pesisir di Garut Selatan yang berada tepat bersisian dengan Pantai Santolo. 

Sebagai bagian dari pantai selatan Jawa, ombak di kawasan ini terbilang cukup besar dan memiliki arus kuat, sehingga pengunjung diimbau untuk tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut.

Jarak Pantai Karangpapak ke pusat kota Garut sekitar 90 kilometer atau menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam.

Hingga Rabu (26/8/2026), proses pencarian terhadap ketiga korban masih dilakukan tim SAR gabungan.

Baca juga: TKI asal Sragen Tewas Tenggelam di Jepang, Diduga Tak Didaftarkan Asuransi Selama Bekerja

Identitas korban adalah Irfan Nababan (18), warga Cisurupan, Garut; Murdani Siahaan (18), warga Aceh Tenggara; serta Ardi M. Nababan (27), warga Sumedang.

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud) Polres Garut Iptu Aep Saprudin menyatakan ketiga korban sempat berenang di bibir pantai.

"Dari keterangan saksi disebutkan bahwa mereka hilang terseret arus laut saat beraktivitas berenang," tuturnya, Rabu (26/8/2026).

Awalnya korban Ardi M. Nababan terbawa arus pantai. Kedua korban lainnya berupaya menolong namun ikut tenggelam.

"Hari ini proses pencarian kembali dilanjutkan. Mudah-mudahan segera ditemukan dalam kondisi selamat," lanjutnya.

Proses pencarian melibatkan nelayan setempat yang lebih memahami karakter arus laut.

Tim yang dikerahkan mulai Balawista hingga Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Garut Selatan.

Baca juga: 2 Insiden Maut Menimpa Rombongan Mahasiswa KKN: Perahu Tenggelam dan Tabrakan Truk Tangki, 8 Tewas

"Kami mengingatkan wisatawan untuk tidak memaksakan diri berenang di lokasi yang berarus kuat. Utamakan keselamatan dan patuhi setiap arahan petugas selama berada di kawasan wisata," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator FRPB Garut Selatan Ipi Mupliana menerangkan Pantai Karangpapak berhadapan langsung dengan laut lepas.

"Terlebih, karakteristik perairan dan kondisi itu kerap tidak diketahui oleh wisatawan dari luar daerah," jelasnya.

Selain itu kondisi karang cukup licin sehingga wisatawan dapat terjatuh.

"Kami mengimbau agar selalu berhati-hati. Jangan berenang terlalu jauh ke tengah, patuhi rambu-rambu larangan," katanya.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJabar.id/Kiki Andriana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.