TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sanggau menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang terdampak kebakaran di Desa Majel, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 25 Agustus 2026.
Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok, family kits, perlengkapan kebutuhan bayi, serta sejumlah pakaian layak pakai.
Penyerahan bantuan dilakukan Ketua PMI Sanggau Yohana Kusbariah Ontot, didampingi Ketua Bidang Bantuan dan Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Sanggau Akhmad Zaini, Camat Bonti, perangkat desa, staf markas, KSR dan TSR PMI Kabupaten Sanggau serta pengurus PMI Kecamatan Bonti.
• Status Tanggap Darurat Ditetapkan, Belajar Dari Rumah di Sanggau Diperpanjang
PMI Kabupaten Sanggau memberikan bantuan kepada dua kepala keluarga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Majel, Kecamatan Bonti.
Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga setelah mengalami musibah.
Yohana Kusbariah Ontot menjelaskan sejumlah bantuan yang disalurkan kepada korban kebakaran.
Bantuan tersebut terdiri dari:
Beras 5 kilogram sebanyak 10 karung.
Gula pasir 10 kilogram.
Kopi 2 kilogram.
Teh 4 kotak.
Mi instan 4 dus.
Air mineral gelas 8 dus.
Susu kaleng 20 kaleng.
Sarden 1 dus.
Telur ayam 4 krat.
Empat hygiene kits.
Satu baby kit.
Beberapa pakaian layak pakai.
"Bantuan yang diserahkan berupa beras 5 kg sebanyak 10 karung, gula pasir 10 kg, kopi 2 kg, teh 4 kotak, mi instan 4 dus, air mineral gelas 8 dus, susu kaleng 20 kaleng, sarden 1 dus, telur ayam 4 krat, 4 hygiene kits, 1 baby kit dan beberapa baju layak pakai," kata Yohana Kusbariah Ontot, Rabu 26 Agustus 2026.
Sekretaris PMI Kabupaten Sanggau Urbanus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat yang mengalami musibah kebakaran.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan semata-mata dilihat dari nilai atau jumlahnya, tetapi sebagai upaya PMI untuk meringankan beban warga terdampak.
"Jangan dilihat dari nilainya, tapi inilah yang bisa PMI Sanggau lakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kebakaran," katanya.
Urbanus berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga yang terdampak kebakaran.
Ia juga mengajak para korban untuk tetap bersabar dan semangat dalam menghadapi musibah.
"Harapannya bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat. Kepada warga yang terkena musibah, agar tetap bersabar menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik semua ini, tetap semangat," ujarnya.
Selain memberikan bantuan, Urbanus mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi kebakaran.
Kewaspadaan tersebut dinilai penting, terutama pada musim kemarau saat kondisi lingkungan cenderung lebih mudah terbakar.
Berikut profil Urbanus yang dapat disusun berdasarkan informasi yang tersedia di sejumlah sumber publik:
Profil Urbanus
Nama: Urbanus, S.Sos.
Jabatan: Sekretaris PMI Kabupaten Sanggau.
Jabatan di Markas PMI: Kepala Markas PMI Kabupaten Sanggau.
Wilayah: Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Organisasi: Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sanggau.
Urbanus tercatat aktif sebagai Sekretaris PMI Kabupaten Sanggau.
Dalam kepengurusan PMI Sanggau masa bakti 2021–2026, Urbanus dipercaya mendampingi Yohana Kusbariah sebagai Ketua dan Najori sebagai Bendahara.
Susunan tersebut diumumkan saat pelantikan pengurus PMI Sanggau pada Agustus 2021.
Dalam menjalankan tugasnya, Urbanus juga disebut sebagai Kepala Markas PMI Kabupaten Sanggau. Pada September 2023, misalnya, ia menerima audiensi Pokja PWI Sanggau di Markas PMI bersama jajaran pengurus lainnya.
Urbanus cukup aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan PMI, khususnya pelayanan donor darah, penanganan bencana, dan kegiatan sosial. Pada 2021, ia menyampaikan program Safari Ramadan Berdonor yang menargetkan pengumpulan 200 kantong darah.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan donor darah karena ketersediaan darah sangat dibutuhkan pasien rumah sakit.
Pada 2020, Urbanus juga menyampaikan kondisi stok darah PMI Sanggau yang sempat kosong selama sekitar satu pekan. Ia mengajak masyarakat tetap melakukan donor darah dengan menerapkan protokol kesehatan.
Selain aktivitas PMI, Urbanus juga tercatat dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan di Sanggau. Data KPU Kalimantan Barat pada 2023 mencantumkan Urbanus, S.Sos. sebagai salah satu calon anggota legislatif sementara dari daerah pemilihan Sanggau.
Desa Majel merupakan salah satu desa di Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Kecamatan Bonti terdiri dari 9 desa, yaitu Bonti, Sami, Bahta, Upe, Tunggul Boyok, Empodis, Kampuh, Bantai, dan Majel.
Data umum Desa Majel:
Kecamatan: Bonti
Kabupaten: Sanggau:
Provinsi: Kalimantan Barat
Kode wilayah: 61.03.05.2009
Kode pos: 78552
Koordinat: sekitar 0,5044° LS dan 110,6574° BT.
Jarak ke pusat Kecamatan Bonti: sekitar 24 kilometer. Data BPS mencatat Majel sebagai desa yang paling jauh dari kantor Kecamatan Bonti.
Penduduk
Berdasarkan data administrasi kependudukan Semester I 2022, Desa Majel memiliki 3.079 penduduk, terdiri dari 1.686 laki-laki dan 1.393 perempuan. Data tersebut juga mencatat 891 kepala keluarga.
Sebagai perbandingan, pada Semester I 2021 jumlah penduduk Majel tercatat 3.080 jiwa, sehingga jumlah penduduknya relatif stabil.
Pendidikan
Desa Majel memiliki sejumlah fasilitas pendidikan, termasuk beberapa satuan PAUD. Data Kemendikdasmen mencatat satuan pendidikan seperti KB Tunas Bangsa, KB Damai, KB Cahaya Yona, KB Rondam, KB Yosua Bungok, dan TK Ceria Ginis yang berada di beberapa dusun di Desa Majel.
Selain itu terdapat SMAK Setia Bonti yang beralamat di Dusun Majel.
Jarak Desa Majel ke Pontianak
Desa Majel berada di bagian wilayah Kabupaten Sanggau yang cukup jauh dari Pontianak. Jarak melalui jalur darat dari Pontianak ke Desa Majel diperkirakan sekitar 180–200 kilometer, tergantung titik keberangkatan di Pontianak dan rute yang digunakan.(*)