BANJARMASINPOST.CO.ID - Keputusan Baim Wong libatkan anak dalam film picu sorotan, Duda Paula Verhoeven tegaskan tak ambil pusing.
Dikenal sebagai aktor dan youtuber, Baim Wong kini melebarkan sayap menekuni profesi sebagai sutradara dan produser film layar lebar.
Sejumlah film yang digarapnya mendapat sambutan hangat dari penonton bahkan mendapat sejumlah penghargaan.
Beberapa film yang melibatkan Baim sebagai sutradara atau produser hingga saat ini diantaranya, Bebalas Kejam (2023), Lembayung (2024), Sukma (2025), Semua Akan Baik-baik Saja (2026) dan Suamiku Lukaku (2026).
Sepanjang 2026, Baim nampak terus disibukkan dengan aktivitasnya di balik layar.
Ia juga dikabarkan melibatkan anaknya dalam film layar lebar sebagai aktor cilik.
Situasi itu menjadi sorotan bahkan menuai kekhawatiran dari mantan istri Baim, Paula Verhoeven.
Paula sempat menyuarakan kecemasannya akan nasib pendidikan anak-anaknya jika terus dilibatkan dalam syuting film.
Di tengah berbagai penilaian tersebut, Baim Wong mengaku tidak terlalu mempersoalkan komentar orang lain.
Saat ditanya mengenai kekhawatiran kegiatan syuting bakal mengganggu pendidikan anak-anaknya, Baim memilih menyerahkan penilaian tersebut kepada publik.
"Terserah orang lah mau komentar apa," ujar Baim kepada awak media, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (26/8/2026).
Meski mendapat sorotan, duda dua anak ini memastikan kondisi anak-anaknya tetap baik dan tidak ada persoalan yang perlu dikhawatirkan.
Ia pun menegaskan bahwa semuanya berjalan dengan aman.
"Pokoknya aman semuanya," tegas Baim.
Selain persoalan pendidikan anak, Baim juga disinggung mengenai kesibukannya sebagai produser dan sutradara di tengah perannya mengasuh kedua anak.
Terlebih, hak asuh anak-anak kini berada di tangannya setelah perceraiannya dengan Paula Verhoeven.
Baca juga: Tindakan Ory Vitrio Usai Cuitan Ria Ricis soal Oki Setiana Dewi Disorot, Bahas Sosok di Balik Layar
Menanggapi pertanyaan tersebut, Baim menilai kesibukannya sebagai pekerja film sekaligus orang tua tetap dapat dijalani dengan baik.
"Bagus bagus aja," pungkasnya.
Beberapa waktu lalu, Paula Verhoeven membagikan curahan hatinya terkait aktivitas putra bungsunya, Kenzo Eldrago Wong.
Di tengah kesibukan sang anak menjalani syuting, Paula mengaku sedih karena Kenzo harus beberapa kali meninggalkan sekolah.
Curahan hati tersebut disampaikan Paula melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @paulaverhoeven.
Menurutnya, pendidikan tetap menjadi hal yang tidak boleh dikesampingkan. Meski Kenzo telah mulai menjalani pekerjaan di dunia hiburan.
Sejak resmi bercerai dari Baim Wong, hak asuh kedua anak mereka berada di tangan sang mantan suami.
Kendati demikian, Paula dan Baim tetap berbagi peran dalam mengasuh Kiano Tiger Wong dan Kenzo Eldrago Wong.
Sembari mengunggah foto Kenzo, Paula mengabarkan jika putra bungsunya kembali menjalani syuting pada hari itu.
"Ohh adek kerja lagi sayang hari ini," ujar Paula, dikutip Jumat (7/8/2026).
Di balik dukungannya terhadap aktivitas Kenzo, Paula mengingatkan bahwa pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama.
"Adek walaupun katanya kamu suka, tapi pendidikan jangan ditinggalin adek, syuting bukan kewajiban kamu nak," lanjutnya.
Model berusia 38 tahun ini juga mengaku, merasa sedih karena Kenzo dinilai terlalu sering absen dari sekolah demi menjalani pekerjaan.
"Mama sedih deh adek bolosnya kebanyakan," beber Paula.
Tak berhenti di situ, Paula kembali mempertanyakan kondisi tersebut karena menurutnya Kenzo baru saja kembali masuk sekolah sebelum harus kembali izin untuk syuting.
"Adek baru masuk sehari udah bolos lagi? jangan bolos terus adek sayang," pinta Paula.
Di akhir curahan hatinya, Paula bahkan menawarkan diri untuk ikut terlibat lebih aktif agar putranya tetap bisa menjalani pendidikan dengan baik.
"Apa perlu mama yang ijin anter jemput adek tiap hari supaya sekolah?," pungkas Paula.
Aktor sekaligus sutradara dan produser Baim Wong menegaskan dirinya tidak pernah menjadikan penghargaan sebagai target utama dalam karya di layar lebar.
Baginya, hal terpenting adalah pesan yang ingin disampaikan lewat film bisa diterima dan dirasakan oleh penonton.
Sejak masuk industri film dan jajal kursi sutradara, Baim memastikan fokus utamanya adalah film garapannya bisa diterima penonton.
"Setiap buat film, saya tidak pernah memprediksikan atau menargetkan untuk masuk nominasi," ucap Baim Wong di kawasan Senayan Jakarta Pusat, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (18/7/2026).
"Lebih ke tujuan apa yang ingin disampaikan ke penonton, sudahkah tersampaikan? Kalau dapat nominasi, perasaannya pasti senang banget," kata Baim.
Menurut Baim, kepuasan terbesar sebagai pembuat film bukanlah saat membawa pulang piala penghargaan, melainkan ketika karya yang dibuat mampu menyentuh penonton sesuai tujuan awal.
Karena itu, ia mengaku tak pernah memikirkan peluang nominasi sejak awal proses produksi.
Meski demikian, Baim tak menampik dirinya tetap merasa bahagia ketika hasil kerja kerasnya mendapat pengakuan dari insan perfilman Indonesia.
Baginya, apresiasi tersebut menjadi penilaian bahwa film yang dibuat memang layak mendapat perhatian.
"Ajang film Indonesia sudah menilai film saya layak masuk nominasi. Pastinya ajang film Indonesia sudah menghargai film nasional," ujarnya.
Kebahagiaan itu, menurut Baim, justru semakin terasa ketika melihat seluruh pemain dan kru produksi ikut bangga atas pencapaian film tersebut.
Ia mengaku momen itu menjadi hadiah yang lebih berarti dibanding pencapaian pribadi.
"Lebih senang lagi ketika tim lapangan tahu filmnya masuk nominasi. Bangganya mereka adalah kebahagiaan saya. Sayang banget sama mereka," ungkap Baim sambil tertawa.
Baim juga bersyukur film Semua Akan Baik-Baik Saja berhasil meraih empat nominasi dalam ajang penghargaan film Indonesia.
Sekedar informasi, film produksi Tiger Wong Entertainment itu masuk nominasi Pemeran Utama Terpuji untuk Reza Rahadian, Pemeran Pembantu Terpuji untuk Raihaanun, Penata Kamera Terpuji untuk Yudi Datau, serta Penata Artistik Terpuji untuk Allan Sebastian.
Menurut Baim, pencapaian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap karya sekaligus kerja keras seluruh pemain dan kru yang terlibat dalam proses produksi film tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)