BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Aktivitas penyeberangan dan logistik di Pelabuhan Samudra, Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, tetap berjalan normal pada Rabu (26/8/2026).
Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak mengganggu operasional pelabuhan milik PT Pelindo Cabang Batulicin tersebut.
Pantauan di lokasi pada Rabu pagi menunjukkan kegiatan bongkar muat barang maupun naik turun penumpang berlangsung tanpa hambatan.
Kapal penumpang KM Sabuk Nusantara 93 pun terlihat sandar dengan aman di terminal penumpang untuk melayani pengguna jasa seperti hari-hari biasa.
Kondisi ini relatif aman lantaran paparan asap di wilayah Tanah Bumbu tidak sepekat yang terjadi di Kota Banjarmasin atau Kabupaten Banjarbaru.
Jarak pandang di sekitar kawasan perairan dan daratan pelabuhan masih berada dalam ambang batas aman untuk pelayaran maupun aktivitas alat berat.
Baca juga: Jarak Pandang Sangat Terbatas, Kabut Asap Tebal Selimuti Kawasan Sekitar Pengayuan Banjarbaru
Junior Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo Cabang Batulicin Muhamad Khorul Anwar, memastikan seluruh rangkaian kegiatan kepelabuhanan berjalan lancar tanpa kendala berarti meski ancaman karhutla masih membayangi.
Aktivitas bongkar muat kargo hingga arus penumpang tetap beroperasi sesuai jadwal.
"Saat ini untuk aktivitas di pelabuhan sendiri tidak ada kendala dan semua berjalan normal, tidak ada gangguan akibat karhutla karena jarak pandang masih aman," ujar Khairul, Rabu pagi.
Guna menjaga kelancaran operasional, pihak Pelindo terus mengintensifkan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau dinamika karhutla di sekitar area Tanah Bumbu.
Langkah mitigasi juga disiapkan secara internal untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api di sekitar kawasan objek vital tersebut.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, PT Pelindo menyiagakan satu unit armada mobil pemadam kebakaran di area pelabuhan.
Langkah antisipatif ini disiagakan guna merespons cepat jika sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran di sekitar wilayah kerja Pelabuhan Samudra. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)