TRIBUNNEWSMAKER.COM – Popularitas sebagai vokalis grup band Wali ternyata tidak membuat Farhan Zainal Muttaqin atau dikenal sebagai Faank Wali terbiasa dengan kehidupan serba mewah, termasuk dalam urusan makanan.
Di balik kesibukannya sebagai musisi dan figur publik, Faank justru menunjukkan sisi sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut terungkap saat Faank menghadiri acara Samenan atau Celebration Day yang digelar yayasan pendidikan yang dikelolanya.
Dalam kesempatan tersebut, Faank menceritakan kebiasaan makan yang menjadi favoritnya ketika berada di rumah.
Alih-alih memilih makanan mahal atau hidangan restoran, Faank justru lebih menyukai makanan sederhana yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.
"Lalapan, ikan asin, sambal," ujar Faank ketika mengungkap menu yang menjadi favoritnya dikutip dari YouTube STARPRO, Rabu (26/08/2026).
Bagi Faank, makanan sederhana seperti itu justru memiliki kenikmatan tersendiri.
Pilihan makanan tersebut juga memperlihatkan bagaimana dirinya tetap mempertahankan kebiasaan sederhana meski kehidupannya sebagai musisi membuatnya kerap bertemu dengan berbagai macam hidangan.
Sang istri bahkan turut membenarkan kebiasaan tersebut.
Menurut sang istri, Faank bukan tipe orang yang menyukai makanan mewah ataupun makanan dengan penyajian yang terlalu rumit.
Faank justru lebih menikmati makanan sederhana, murah dan mudah ditemukan.
"Makanan yang sederhana, murah, merakyat," menjadi gambaran selera makan Faank yang disampaikan sang istri.
Kebiasaan itu menjadi bagian dari keseharian Faank bersama keluarga.
Bagi vokalis Wali tersebut, kenikmatan makanan bukan semata-mata ditentukan oleh harga ataupun tempat makanan itu disajikan.
Menu rumahan yang sederhana justru bisa menjadi makanan paling nikmat ketika disantap bersama keluarga.
Kedekatan Faank dengan makanan tradisional juga terlihat dari cerita mengenai rengginang.
Camilan tradisional tersebut memiliki kaitan dengan kenangan keluarga ketika Faank dan keluarganya berkunjung ke Sukabumi.
Rengginang kerap disiapkan oleh sang nenek ketika mereka datang berkunjung.
Makanan tersebut akhirnya menjadi bagian dari kenangan masa kecil dan kebersamaan keluarga.
"Kalau ke Sukabumi, nenek biasanya sudah siapin rengginang," demikian cerita mengenai kebiasaan keluarga Faank.
Bagi keluarga Faank, makanan tradisional bukan hanya sekadar hidangan.
Ada kenangan dan suasana kebersamaan yang ikut melekat di dalamnya.
Kebiasaan tersebut membuat kehidupan keluarga Faank terasa jauh dari kesan glamor yang sering melekat pada kehidupan seorang selebritas.
Meski dikenal luas sebagai vokalis Wali, Faank tetap menikmati berbagai hal sederhana dalam kesehariannya.
Bahkan, makanan yang menjadi favoritnya justru merupakan menu yang sangat mudah ditemukan di meja makan masyarakat Indonesia.
Sisi sederhana Faank tersebut muncul di tengah aktivitasnya yang kini tidak hanya berkutat dengan dunia musik.
Faank juga memiliki tanggung jawab sebagai ketua yayasan pendidikan.
Ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang digelar yayasan, termasuk acara Samenan.
Tahun ini, kegiatan tersebut telah memasuki penyelenggaraan keempat.
Menurut Faank, Samenan atau Celebration Day sempat terhenti karena adanya pembatasan kegiatan dan keramaian.
Kini kegiatan tersebut kembali digelar sebagai bagian dari upaya menghidupkan semangat pendidikan sekaligus syiar melalui kegiatan yang melibatkan siswa, keluarga dan masyarakat.
Kesibukan mengelola yayasan membuat Faank harus membagi waktu antara aktivitasnya sebagai musisi dengan tanggung jawab di bidang pendidikan.
Namun, ia tidak ingin hanya hadir secara simbolis.
Faank merasa sebagai ketua yayasan, dirinya memiliki kewajiban untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Ia pun berusaha hadir sejak acara dimulai hingga selesai.
"Sebagai ketua yayasan, saya merasa punya kewajiban untuk hadir dari awal sampai akhir," ujar Faank.
Sikap tersebut menjadi salah satu bentuk tanggung jawab yang ingin ia tunjukkan kepada keluarga besar yayasan.
Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Istri, anak-anak dan keluarga besar Faank turut terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk pawai dan rangkaian acara yayasan lainnya.
Di tengah popularitasnya sebagai musisi, Faank memperlihatkan bahwa kehidupan keluarga dan tanggung jawab sosial tetap menjadi bagian penting dalam kesehariannya.
Kesederhanaan yang ia tunjukkan melalui pilihan makanan pun seolah menjadi gambaran bagaimana Faank menjalani kehidupan di luar panggung.
Tidak selalu membutuhkan sesuatu yang mewah, Faank justru menemukan kenyamanan dalam makanan rumahan, kebersamaan keluarga dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Dari lalapan, ikan asin dan sambal hingga rengginang buatan keluarga, pilihan sederhana tersebut menjadi bagian dari kehidupan Faank yang jarang terlihat di atas panggung.
Di balik sorotan sebagai vokalis Wali, Faank ternyata tetap menikmati kehidupan yang dekat dengan keluarga dan tradisi.
(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)