Oeh: Ns Rusmiyati SKp MSi Med, Dosen Universitas Telogorejo Semarang
JUMLAH penduduk lansia di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Seiring bertambahnya usia, berbagai masalah kesehatan juga mulai muncul, salah satunya adalah demensia. Demensia merupakan gangguan fungsi otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Banyak masyarakat yang masih menganggap pikun sebagai hal yang wajar pada lansia, padahal penurunan daya ingat yang terjadi secara terus menerus dapat menjadi tanda awal demensia. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan lansia tetapi juga berdampak pada keluarga yang merawatnya.
Baca juga: Bukan Sekedar Pikun: Demensia Dan Dampaknya Pada Kualitas Hidup Lansia Wanita
Kabar baiknya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa demensia tidak selalu dapat dihindari, tetapi resikonya dapat dikurangi melalui gaya hidup sehat. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan rutin berjalan kaki serta menjaga pola hidup sehat. Olahraga ini tidak memerlukan alat khusus, aman dan dapat dilakukan hamper di mana saja, seperti di halaman rumah, taman atau sekitar lingkungan tempat tinggal.
Berjalan kaki secara rutin dapat membantu :
Para ahli kesehatan juga menyarankan lansia melakukan aktifitas fisik ringan sekitar 30 menit setiap hari agar tubuh tetap aktif dan sehat.
Jika dilakukan secara rutin, jalan kaki juga dapat membantu lansia tetap mandiri dalam menjalani aktifitas sehari-hari,
Contoh cara jalan kaki yang aman untuk lansia:
Selain olahraga, pola makan sehat juga sangat penting untuk menjaga kesehatan otak pada lansia.
Beberapa jenis makanan yang baik untuk kesehatan otak antara lain :
1. Ikan ( mengandung omega -3 yang baik untuk otak )
2. Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
3. Buah-buahan seperti apel, jeruk, dan pisang
4. Kacang–kacangan
5. Biji-bijian
Sebaliknya lansia membatasi konsumsi makanan cepat saji, makanan tinggi gula, dan makanan tinggi lemak karena dapat meningkatkan resiko penyakit kronis yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak
Kesehatan lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab lansia sendiri, tetapi juga keluarga. Dukungan keluarga sangat penting untuk membantu lansia menjalani gaya hidup yang sehat.
Beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan keluarga antara lain:
1. Mengajak lansia berjalan kaki bersama
2. Menyediakan makanan sehat di rumah
3. Mengajak lansia mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar
4. Memberikan perhatian dan dukungan emosional
Dengan dukungan keluarga, lansia akan lebih termotivasi untuk tetap aktif dan menjaga kesehatannya.
Menjadi tua adalah proses yang alami. Namun, menua dengan butuh yang sehat dan pikiran yang tetap aktif Adalah hal yang dapat diupayakan.
Melalui kebiasaan sederhana seperti jalan kaki secara rutin dan mengkonsuumsi makanan sehat, lansia dapat menjaga kesehatan otak serta menurunkan resiko demensia.
1. Senam lansia
Senam lansia Adalah olahraga ringan yang dirancang khusus untuk orang lanjut usia Manfaat senam lansia :
· Meningkatkan kelenturan otot dan sendi
· Melancarkan peredaran darah
· Menjaga keseimbangan tubuh
· Membantu menjaga kesehatan otak
Senam Lansia biasanya dilakukan secara berkelompok di posyandu lansia atau komunitas, sehingga juga dapat meningkatkan interaksi sosial
2. Tai Chi
Tai Chi merupakan Olahraga gerakan lambat yang berasal dari Tiongkok dan sangat cocok bagi lansia.
Manfaat Tai Chi :
· Meningkatkan keseimbangan tubuh
· Mengurangi resiko jatuh
· Membantu relaksasi dan mengurangi stress
· Meningkatkan konsentrasi dan fungsi kognitif
Gerakan Tai Chi yang lembut membuat olahraga ini aman bagi lansia dengan kondisi fisik yang terbatas
3. Yoga Lansia
Yoga lansia merupakan latihan yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan dan relaksasi
Manfaat yoga bagi lansia :
· Meningkatkan fleksibilitas tubuh
· Mengurangi nyeri otot dan sendi
· Membantu mengontrol stress
· Meningkatkan kualitas tidur
Latihan yoga juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan tubuh dan kesehatan mental lansia. (*)
Baca juga: Bukan Sekedar Pikun: Demensia Dan Dampaknya Pada Kualitas Hidup Lansia Wanita