Lima Pembobol Brankas Gudang di Lamongan Ditangkap Jatanras Polda Jatim
Titis Jati Permata August 26, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Perburuan terhadap sindikat pembobol brankas yang menyasar pergudangan dan pabrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa berujung pada penangkapan lima orang.

Polisi kini masih memburu satu anggota komplotan yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Salah satu pelaku, RA (25), warga Kabupaten Tangerang, Banten, ditangkap Tim Jatanras Polda Jawa Timur.

Sementara empat pelaku lainnya diamankan Tim Jatanras Polda Jawa Barat di lokasi berbeda.

Pengungkapan jaringan tersebut dilakukan setelah polisi memburu para pelaku selama hampir sebulan.

Terekam CCTV Bobol Brankas Gudang di Lamongan

Kanit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Eko Cipto Mangko mengatakan, komplotan tersebut diduga berulang kali menyasar brankas di gudang maupun kantor yang kosong dan minim penjagaan.

Salah satu aksinya terjadi pada Senin (6/7/2026).

Baca juga: Sindikat Pembobol Brankas Keok Oleh Tim Jatanras Polda Jatim, Embat Rp 200 Juta dari Gudang Lamongan

Para pelaku terekam kamera CCTV saat membobol brankas sebuah kantor gudang penyimpanan pasokan minyak goreng di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Sindikat tersebut juga beraksi di Kecamatan Kedungpring, Lamongan. Sasaran berikutnya merupakan brankas kantor gudang yang menyimpan pasokan cat.

Dari sejumlah aksi tersebut, total uang yang berhasil dibawa kabur diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Keliling Cari Gudang yang Minim Penjagaan

Sebelum beraksi, para pelaku diduga melakukan pemantauan terhadap sejumlah kawasan pergudangan, pabrik, dan perkantoran yang berada di wilayah pinggiran kabupaten.

Mereka berkeliling untuk mengetahui kondisi lokasi sekaligus mempelajari aktivitas dan jam operasional tempat yang menjadi sasaran.

Setelah memastikan lokasi sepi, aksi dilakukan pada malam hari.

"Sindikat ini beraksi dengan sasaran membobol brankas gudang-gudang kosong ataupun kantor yang tidak dijaga," ujar Eko saat ditemui SURYA.co.id, di Lobby Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (24/8/2026).

Pola tersebut membuat bangunan yang kosong atau tidak memiliki penjagaan pada malam hari menjadi sasaran utama komplotan.

Lima Pelaku Ditangkap di Jatim dan Jabar

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan para pelaku pada awal Agustus 2026.

RA ditangkap oleh Tim Jatanras Polda Jatim. Sementara empat pelaku lainnya ditangkap oleh Tim Jatanras Polda Jabar di sejumlah lokasi berbeda.

Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengetahui kemungkinan aksi lain yang dilakukan jaringan tersebut serta mengungkap peran masing-masing anggota.

Satu Pelaku Masuk DPO

Eko mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, jumlah orang yang terlibat dalam aksi tersebut mencapai tujuh orang.

Dari jumlah itu, lima orang telah diamankan oleh jajaran kepolisian di Jawa Timur dan Jawa Barat. Sementara satu pelaku lainnya masih diburu dan telah diterbitkan DPO.

"Kami ketahui berdasarkan rekaman CCTV berjumlah 7 orang. Sejauh ini hasil kerja sama dengan polda jajaran juga total diamankan 5 orang. Satu diamankan, 4 lainnya di wilayah Polda Jabar. Sisanya kami terbitkan DPO," pungkas Eko.

Polisi menyebut pelaku yang masih buron diduga memiliki jaringan hingga wilayah Lampung.

Perburuan terhadap tersangka yang masuk DPO tersebut masih dilakukan di luar wilayah Jawa Timur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.