Tangan Trump Tampak Aneh dalam Foto Terbaru, Publik Heboh
Ansari Hasyim August 26, 2026 02:39 PM

 

SERAMBINEWS.COM – Foto terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu perhatian publik.

Penampilan tangan kanannya yang terlihat bengkak dan berubah warna dalam sejumlah foto terbaru menimbulkan spekulasi mengenai kondisi kesehatan orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut.

Foto itu diambil saat Trump tampil di halaman selatan Gedung Putih pada Senin. Dalam kesempatan tersebut, Trump membahas sejumlah proyek renovasi di kompleks kepresidenan, termasuk pembangunan helipad baru, jalan masuk berbahan granit, dan renovasi sejumlah kolom.

Namun, kondisi tangan kanan Trump justru menjadi sorotan utama.

Dalam sejumlah foto, tangan kanannya terlihat mengalami perubahan warna dan tampak membengkak. Foto jarak dekat yang kemudian beredar luas di media sosial pada Rabu semakin memicu perdebatan mengenai kondisi kesehatan Trump.

Baca juga: Trump Klaim Selat Hormuz Sudah Bersih dari Ranjau, AS Ancam Hancurkan Kapal Penebar Peledak

Sejumlah pengguna media sosial bahkan memberikan komentar keras terhadap penampilan tangan tersebut.

Ada yang menyebut tangan Trump terlihat seperti mengalami cedera, sementara pengguna lainnya mempertanyakan kondisi kesehatan sang presiden yang telah berusia lanjut.

Meski demikian, tidak semua komentar bernada negatif. Sebagian pengguna media sosial membela Trump dan menilai perubahan pada tangan dapat saja merupakan bagian dari kondisi yang umum terjadi pada orang lanjut usia.

"Dia berusia lebih dari 80 tahun, apa yang Anda harapkan dari penampilannya?" tulis salah seorang pengguna.

Pengguna lainnya menilai perubahan pada tangan belum cukup untuk menyimpulkan bahwa Trump mengalami penyakit tertentu.

Pernah Dijelaskan Gedung Putih

Sorotan terhadap tangan Trump sebenarnya bukan hal baru. Gedung Putih sebelumnya telah memberikan penjelasan mengenai memar yang beberapa kali terlihat pada tangan presiden.

Memar tersebut disebut berkaitan dengan kebiasaan Trump berjabat tangan dengan banyak orang serta penggunaan aspirin dalam jangka panjang.

Trump sendiri pernah menjelaskan alasannya mengonsumsi aspirin. Ia mengatakan obat tersebut digunakan untuk membantu menjaga darah tetap encer dan mengurangi risiko darah terlalu kental.

Selain itu, pemerintahan Trump pada Juli 2025 mengungkap bahwa sang presiden mengalami chronic venous insufficiency atau insufisiensi vena kronis, sebuah kondisi yang lebih umum terjadi pada orang lanjut usia dan dapat mengganggu aliran darah kembali menuju jantung.

Kondisi tersebut sebelumnya dikaitkan dengan pembengkakan pada bagian bawah kaki dan pergelangan kaki Trump.

Trump juga pernah mengakui mencoba menggunakan kaus kaki kompresi, tetapi mengaku tidak menyukainya. Ia mengatakan berusaha menghindari duduk dalam waktu lama.

Belum Ada Penjelasan soal Foto Terbaru

Meski foto terbaru tangan Trump kembali menjadi perbincangan, Gedung Putih sejauh ini belum memberikan pernyataan khusus mengenai perubahan warna dan pembengkakan yang terlihat dalam foto tersebut.

Spekulasi mengenai kesehatan Trump pun kembali mencuat di tengah perhatian publik terhadap kondisi fisiknya.

Namun, foto atau perubahan tampilan tangan saja tidak dapat dijadikan dasar untuk mendiagnosis penyakit tertentu.

Kondisi seperti memar, pembengkakan, atau perubahan warna kulit dapat memiliki berbagai penyebab dan memerlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.

Perdebatan ini juga kembali menyoroti perhatian besar publik terhadap kondisi kesehatan Trump, terutama karena usianya dan tanggung jawabnya sebagai presiden Amerika Serikat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.