Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Jalasenastri diperingati setiap tanggal 27 Agustus.
Jalasenastri merupakan organisasi yang menaungi para istri prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).
Keberadaan Jalasenastri memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sejarah
Hari Jalasenastri terjadi pada tanggal 27 Agustus.
Sejarah Jalasenastri berawal dari masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.
Pada 1946, para istri anggota Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) di berbagai daerah mulai membentuk perkumpulan secara spontan. Perkumpulan tersebut muncul karena adanya rasa senasib dan seperjuangan serta keinginan untuk membantu keluarga para prajurit yang sedang bertugas.
Salah satu organisasi yang menjadi embrio Jalasenastri adalah Persatuan Putri Keluarga Angkatan Laut (PPKAL) yang dibentuk di Lawang, Jawa Timur, pada April 1946.
Organisasi tersebut memiliki tujuan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi keluarga para pejuang Angkatan Laut.
Selain PPKAL, berbagai perkumpulan istri anggota ALRI juga berkembang di sejumlah wilayah dengan nama yang berbeda-beda.
Di antaranya Ikatan Keluarga Angkatan Laut (IKAL) di Jakarta dan Makassar, Ikatan Wanita Angkatan Laut (IWAL) di Surabaya, serta Persatuan Isteri Angkatan Laut (PERIAL) di Tanjung Pinang.
Pada perkembangannya, muncul gagasan untuk menyatukan berbagai organisasi tersebut ke dalam satu wadah.
Gagasan itu kemudian diwujudkan melalui konferensi yang berlangsung pada 27-29 Agustus 1957 di Jakarta.
Pada sidang kedua konferensi, tepatnya 28 Agustus 1957, disepakati pembentukan organisasi baru yang menjadi wadah persatuan organisasi istri ALRI. Organisasi tersebut kemudian diberi nama Jalasenastri.
Nama Jalasenastri sendiri memiliki makna yang berkaitan dengan keluarga prajurit laut. Secara etimologis, kata Jala berarti laut, Sena berarti prajurit, sedangkan Stri berarti istri. Dengan demikian, Jalasenastri dimaknai sebagai istri prajurit laut.
Peringatan Hari Jalasenastri berkaitan dengan sejarah lahir dan berkembangnya organisasi tersebut.
Konferensi yang menjadi tonggak pembentukan Jalasenastri berlangsung pada 27-29 Agustus 1957. Karena itu, tanggal 27 Agustus kemudian diperingati sebagai hari lahir Jalasenastri.
Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan organisasi sejak masa perjuangan hingga perkembangannya sebagai organisasi istri prajurit TNI AL.
Tujuan
Berikut tujuan perayaan Hari Jalasenastri.
1. Mengenang sejarah berdirinya Jalasenastri
2. Menghargai peran istri prajurit TNI AL
3. Meningkatkan kesejahteraan keluarga
4. Mempererat silaturahmi antar anggota
5. Mendorong peran sosial Jalasenastri
(tribunnewswiki.com)